Beranda blog Halaman 16

Pj Bupati Sarmi Iman Djuniawal Jadi Irup Perdana Pada Peringatan HUT RI Ke- 79 Di Kabupaten Sarmi

0

Diskominfo Sarmi – Pj Bupati Sarmi, Ir. Iman Djuniawal, M.Si, jadi Irup perdana pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke- 79 tanggal 17 Agustus 2024 di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, sejak dirinya dilantik menjadi Pj Bupati Sarmi 15 Agustus 2024 lalu oleh Pj Gubernur Papua, Mayjend TNI (Purn) Ramses Limbong, S.IP., M.Si, di Jayapura.

Pada saat upacara berlangsung, Pj Bupati Iman Djuniawal, menyerahkan bendera merah putih kepada pembawa baki atas nama Atreida B. Kyeuw-Kyeuw, asal sekolah SMA YPK Sarmi, kemudian bendera tersebut dikibarkan dengan sempurna oleh penarik bendera, Gabriel Mark Siahaya, asal sekolah SMA N 1 Sarmi, Deki Rio Sawen, asal sekolah SMA YPK Sarmi, Luki Timbuat, asal sekolah SMA N 1 Sarmi.

Kegiatan upacara kali ini, yang agak berbeda, dalam formasi barisan penggerek bendera membentuk angka 79 sesuai dengan peringatan Hut RI Ke 79 di tahun ini.

Selanjutnya detik-detik proklamasi di pimpin oleh Pj Bupati Sarmi, dan di lanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Wakil Ketua ll DPRK Sarmi, Markus Kopong.

Setelah selesai upacara, kegiatan di lanjutkan dengan acara Gemari atau yang disebut dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Dalam cara tersebut Pj Bupati juga memperkenalkan diri kepada masyarakat dan dilanjutkan dengan sambutan.

Dalam sambutanya Pj Bupati Sarmi Ir Iman Djuniawal, M.Si, didampingi Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Sarmi yang baru, Ibu Hikmawati juga memperkenalkan diri dengan sapaan salam lima suku besar Sarmi, “Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem dan Isirawa,” yang di gagas Pj Bupati sebelumnya Bapak Markus O. Mansnembra, S.H., M.M.

Pj Bupati, Iman Djuniawal, dalam sambutannya menyampaikan sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kepercayaan yang diterima untuk memimpin Kabupaten Sarmi ke depan, juga memberikan apresiasi kepada Panitia HUT RI ke- 79 yang memberikan kesempatan kepadanya untuk memberikan sambutan kepada seluruh masyarakat Sarmi, walaupun dirinya baru di lantik 15 Agustus 2024 kemarin.
Mengawali sambutannya, Pj Bupati yang baru ini menyampaikan permohonan maaf, sebab dirinya tidak tahu menahu tentang apa-apa semua terkait pelaksanaan upacara 17 Agustus dan tidak ikut dalam panitia.
“Saya bersyukur pelaksanaan dari awal kegiatan kemarin sampai dengan pada hari ini semua berjalan sukses dan penuh hikmat,” ungkapnya.

Saya mengajak seluruh warga masyarakat Sarmi untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan yang telah gugur di medan peperangan termasuk para pahlawan-pahlawan pendiri Kabupaten Sarmi sejak berdirinya kabupaten ini.

Sebagai Pj Bupati yang baru di lantik 2 hari yang lalu, saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sarmi untuk bersama-sama bergandeng tangan untuk membangun Sarmi yang mandiri dan bermartabat menuju Sarmi emas tahun 2045.

Tugas saya di Sarmi adalah untuk melanjutkan pemerintahan yang sebelumnya telah dijalankan oleh Pj Bupati Markus Mansnembra memimpin selama 2 tahun 3 bulan, tetapi tidak bisa melanjutkan kembali karena mengundurkan diri, sehingga di sisa waktu yang ada ini sampai dengan pada saat pelaksanaan Pilkada pemilihan Bupati ke depan inilah waktu yang saya terima untuk mengisi kekosongan pemerintahan yang ada, dilantik Gubernur Papua melalui Menteri Dalam Negeri menugaskan kami untuk menjadi Bupati Sarmi.

Pj Bupati juga berharap dalam masa kepemimpinanya tidak boleh ada perbedaan diantara kita tidak boleh ada rasa saling membenci di antara kita, yang ada adalah rasa saling memiliki, saling menolong rasa cinta dan sayang antara sesama sehingga Kabupaten Sarmi lebih maju dan berkembang.
Kemajuan Kabupaten Sarmi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah namun keberhasilan pembangunan Sarmi ada pada setiap pribadi masyarakat.
Tuhan Yang Maha Esa akan memberkati dan memperhitungkan setiap keringat dan lelah dengan memberikan kesejahteraan dan kedamaian pada setiap individu dan keluarga, sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat terkena stunting atau gizi buruk di negeri 1000 ombak tanah penuh susu dan madu.

Sebelum mengakhiri sambutanya, Pj Bupati berpesan bahwa dalam rangka mensukseskan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sarmi dirinya mengajak kepada seluruh ASN di Kabupaten Sarmi untuk menjaga netralitas sebagai ASN, menjaga kedamaian dan ketenangan.
Pilihan politik bisa berbeda namun kita adalah keluarga yang tidak dapat dipisahkan hanya karena berbeda pilihan politik.

Upacara berlangsung aman dan penuh hikmat.
Upacara dihadiri pula oleh, seluruh anggota Forkopimda Kabupaten Sarmi (Ketua DPRK Sarmi, Kapolres Sarmi, Dandim 1712 Sarmi, Dan Lanal Sarmi), Asisten 1, 2 dan 3 Setda Kabupaten Sarmi, serta Pimpinan OPD, BUMN/BUMD, Perwakilan dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh Perempuan, perwakilan dari Anggota TNI dan Polri, Perwakilan dari Staf ASN dan Non ASN, serta perwakilan dari siswa SD, SMP, SMA yang ada di Kabupaten Sarmi.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun Lakukan Kunker Ke Kabupaten Sarmi Dengan Beragam Kegiatan Hingga Bantuan

0

Diskominfo Sarmi – Pj Gubernur Papua Dr. Ridwan Rumasukun, S.E., M.M, didampingi Ketua TP- PKK Provinsi Papua, Ibu Linda Stelda Onibala, S.Sos., M.M, dan rombongan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Selasa, 30/7/2024.

Kunjugan kerja tersebut, Ridwan Rumasukun dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan dalam rangka pembinaan penyelenggaraan pemerintahan umum, Pengendalian inflasi, Evaluasi capaian pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting, Penurunan angka kemiskinan extrim, dan mensukseskan pekan imunisasi polio, serta pemilukada 2024.

Dalam kunjungan tersebut dirinya menilai untuk kinerja Penjabat (Pj) Bupati Sarmi, Markus Mansnembra tidak di ragukan. Menuai apresiasi dan pujian dari Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun.

Rumasukun, menilai selama dua tahun lebih melaksanakan tugasnya sebagai Pj Bupati Sarmi, Mansnembra berhasil menangani program strategis nasional dan daerah, diantaranya stunting, inflasi serta kemiskinan ekstrim.

“Pak Pj Bupati Sarmi dalam penilaian rapornya selalu biru. Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada bapak bupati dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kepemimpinan beliau. sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik sampai pada hari ini,” ungkap Rumasukun saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Sarmi.

“Dari hasil evaluasi kinerja yang dilakukan oleh Kemendagri hasilnya sangat baik sekali. Terima kasih pak bupati semoga ini menjadi amal baik untuk pak bupati dan seluruh jajaran,” imbuhnya.

Rumasukun mengaku, kunjungan kerjanya kali ini juga untuk melihat secara langsung program Pemkab Sarmi dalam mencegah malaria, tuberkulosis (TB), paru, dan polio.

“Ini program sangat baik sekali karena ini merupakan program nasional, juga program daerah yang akan melindungi anak-anak kita dari segala penyakit yang disebabkan oleh TB, malaria, maupun polio. Karena mereka adalah merupakan anak-anak generasi penerus yang kita siapkan untuk Indonesia emas tahun 2045. Jadi mohon dukungan kepada pak bupati sehingga kegiatan ini bisa berjalan terus,” paparnya.

Sementara itu, Pj Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Papua terhadap pelaksanaan pemerintahan di wilayahnya.

Pihaknya akan memastikan seluruh program strategis nasional dan daerah akan tetap berjalan sesuai koridor, sampai dirinya resmi meletakkan jabatan.

Selanjutnya dalam kunker kedua kalinya di Kabupaten Sarmi ini, Pj Gubernur Papua menyerahkan bantuan diantaranya, 4 unit VSAT Sharing Publik lokasi: SD Advent Segar Tor, SMK N 5 Bonggo, SD Inpres Armopa 7, dan SD YPK Keder, bantuan pengembangan tanaman pohon kelapa 100 hektar, bantuan pelayanan Inseminasi Buatan (IB) ternak sapi, obat hewan, bantuan penyediaan jaringan air bersih, obat-obatan stunting, kelambu, paket persalinan, serta paket bantuan kepada korban banjir dan peralatan tanggap darurat.

Hadir dalam rombongan Pj Gubernur Papua antara lain, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Papua, Yohanis Walilo, serta sejumlah pimpinan OPD dan Tim PKK Provinsi Papua.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten sarmi

Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi Serahkan Kartu KUSUKA Kepada Nelayan Lokal Di Kampung Sawar

0

Diskomimfo Sarmi – Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi menyerahkan kartu yang disebut KUSUKA (Kartu Pelaku Utama Sektor Kelautan dan Perikanan) kepada nelayan lokal di Kampung Sawar, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

Penyerahan kartu KUSUKA tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Zakarias Yaboisembut, S.IP, di halaman rumah salah seorang Aparat Kampung Sawar, Yulianus Sefa, pada hari Rabu, 10/7/2024.

Dalam penjelasannya, Yaboisembut, mengatakan, bahwa kegunaan kartu dimaksud adalah berfungsi sebagai data diri nelayan yang sudah terinput oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, dan juga Kementerian Perikanan Republik Indonesia.

Selanjutnya, Zakarias juga menjelaskan, selain sebagai data, kartu ini juga bisa digunakan sebagai ATM, dan dapat diaktifkan lewat Bank Rakyat Indonesia sekaligus dapat digunakan untuk membuka rekening, serta dapat digunakan dalam pengambilan BBM yang disertakan dengan pengantar dari Dinas Perikanan.

Kepada masyarakat nelayan lokal Kampung Sawar, Yoboisembut, menyampaikan, bahwa untuk nelayan lokal yang sudah terdata hingga saat ini berjumlah 35 orang.

Dan Pemerintah Kabupaten Sarmi lewat dinas perikanan akan terus berupaya agar semua nelayan lokal dapat didata keseluruhannya.
Untuk itu, Yaboisebut berharap kepada masyarakat nelayan yang belum mendapatkan kartu ini, agar dapat mendaftarkan diri pada Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi.

“Kami dari Dinas Perikanan sedang menjalankan pendataan di setiap kampung yang merupakan kampung nelayan, dan siapa saja bisa mendaftarkan langsung kepada kami, asalkan dia benar-benar berprofesi sebagai seorang nelayan,” ucapnya.

Sementara itu salah seorang perwakilan nelayan lokal Kampung Sawar, Bartel Iroti, ketika ditanya tanggapannya terkait penjelasan dan manfaat dari kartu ini, ia sendiri mengatakan, “Ini merupakan hal baik, dan sebagai nelayan lokal, kita patut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sarmi lewat Dinas Perikanan, yang dapat memudakan kita untuk dilayani sebagai nelayan lokal di SPBU saat kita mengantri BBM nantinya,” ucapnya.

Hadir dalam penyerahan kartu KUSUKA ini, Ketua nelayan lokal Kampung Sawar, David Iroti, dan mewakili Pemerintah Kampung Sawar, Kepala Seksi Pemerintahan,Yulianus Sefa.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Dan UKM Provinsi Papua Tutup Kegiatan Pemberdayaan Bagi OAP Di Kabupaten Sarmi

0

Diskominfo Sarmi – Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua, Nixon Hosio, S.E., M.M, dengan resmi menutup kegiatan pemberdayaan bagi Orang Asli Papua (OAP) melalui kegiatan Kewirausahaan, bertempat di Hotel Twelve, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Sabtu, 6/7/2024.

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok kewirausahaan mama-mama Papua (OAP) dari Pulau Liki, Pulau Armo, dan sebagian dari kota Sarmi, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.
Kegiatan ini juga menghadirkan 3 orang narasumber diantaranya, Intsruktur Madya, Syarudin, S.E, Instruktur Muda, Epi Lunteng, S.E, dan Instruktur pengering ikan asap, Winanto. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 6 Juli 2024.

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Nixon Hosio, S.E., M.M, dalam acara penutupan, mengatakan, melalui kegiatan kewirausahaan yang telah kita laksanakan ini adalah merupakan kegiatan untuk menciptakan kader-kader wirausahawan yang mandiri, produktif, harga tinggi, dan profesional dalam memanfaatkan potensi daerah untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha secara berkesinambungan.

Selama berlangsungnya kegiatan ini, kita telah menyaksikan bagaimana komunitas pengusaha nelayan petani ikan, akademisi, dan pemerintah daerah bersatu untuk menggali potensi besar yang dimiliki Kabupaten Sarmi, dalam pengelolaan ikan air laut.

Kita telah melihat banyak inovasi yang menarik dan prakarsa yang menjanjikan dari pengusaha lokal dalam meningkatkan nilai tambah produk ikan, mulai dari teknologi pengolahan, hingga kepada strategi produksi dan pemasaran yang kreatif dan inovatif.
Hal ini menunjukkan semangat kewirausahaan yang tinggi di antara kita semua yang tidak hanya berpotensi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, tetapi juga untuk melestarikan lingkungan laut yang sama-sama kita cintai.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk terus mengembangkan ide-ide baru, menjalin kerja sama yang lebih erat dan menerapkan inovasi-inovasi yang telah kita diskusikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Sarmi, sebab,
kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut kita, serta untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pengusaha lokal dengan kerja sama yang solid.
Saya yakin kita dapat mencapai visi bersama untuk membangun Kabupaten Sarmi sebagai pusat kewirausahaan pengelolaan ikan air laut yang berkelanjutan dan inklusif,” ucap Nixon, memberikan motivasi kepada seluruh peserta pelatihan.

Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para narasumber, seluruh panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah turut serta dalam prosesnya acara ini, kerja sama dan dedikasi bapak-ibu semua telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan acara yang berkesan dan bermanfaat bagi semua peserta.

Acara ini telah menjadi dasar yang sangat berharga bagi kita semua untuk berbagi pengetahuan, menginspirasi inovasi dan membangun kolaborasi yang kuat dalam pengembangan sektor perikanan di wilayah ini.

Sebagai penutup, Nixon berpesan, “Mari kita jaga momentum ini dan terus berkolaborasi dalam mengimplementasikan ide-ide dan rencana aksi yang telah dihasilkan dari kegiatan ini. Mari kita jadikan visi untuk mengembangkan Kabupaten Sarmi sebagai pusat kewirausahaan pengelolaan ikan air laut yang berkelanjutan sebagai komitmen bersama kita ke depan.

“Terima kasih, sekali lagi atas partisipasi bapak-ibu sekalian, semoga keberhasilan kita hari ini menjadi landasan yang kokoh untuk mencapai hasil yang lebih besar di masa depan,” ucap Nikson mengakhiri sambutannya.

Pj Bupati Sarmi Resmi Buka Kegiatan Konsultasi Publik Dinas PUPR Sarmi Bekerja Sama Dengan Institut Teknologi Sains Bandung

0

Diskominfo Sarmi – Pj Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M, dengan resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik ke- 1 Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Perkotaan Sarmi, bertempat di Hotel Rivior, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Jumat, 5/7/2024.

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas PUPR Kabupaten Sarmi bekerja sama dengan Institut Teknologi Sains Bandung (ITB).

Pj Bupati Sarmi, Markus Mansnembra dalam sambutannya, mengatakan, bahwa pada hari ini kita sama-sama akan duduk untuk melakukan konsultasi terkait dengan penyusunan perencanaan wilayah perkotaan Kabupaten Sarmi, seperti yang kita pahami bersama bahwa ada tiga perencanaan yang secara berjenjang wajib dilakukan, yaitu perencanaan secara nasional kemudian perencanaan di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota.

Dan hari ini kita akan sama-sama membahas terkait dengan perencanaan yang ada di kabupaten atau kota kita.

Sebagai pimpinan daerah kami memberikan apresiasi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum yang sudah menginisiasi, tetapi juga melaksanakan kegiatan ini dan kita akan membahas terkait dengan rencana detail tata ruang yang ada di Kabupaten Sarmi, dan ini merupakan satu kewajiban yang harus dilakukan saat ini.

“Semalam ketika menerima informasi undangan akan dilakukan acara ini kami langsung merespon untuk wajib hari ini, kami hadir tepat waktu, karena bagi kami ini hal yang penting tetapi juga ini hal yang sangat prinsip untuk kita membawa sharing ini ke depan, ke arah mana, apakah ke arah asal-asalan saja ataukah karena ini kebutuhan kita, maka kita wajib menyusun rencana desain tata ruang kita ini dengan baik,” ungkap Pj Bupati dalam arahannya.

“Terutama kepada Dinas Pekerjaan Umum, kita bicara perencanaan kita berharap bahwa apa yang dibahas hari ini bukan sebuah formalitas,” tambahnya.

Selain itu dalam arahannya, Pj Bupati juga katakan, “Kita harus berani membuka diri, jangan kita merasa kalau kita sudah berada di zona nyaman, kita hidup baik-baik saja, kita hidup biasa-biasa tidak ada masalah, kita bangun biasa, sarapan pagi, kita bisa makan siang, sore atau malam, kita bisa makan malam dan kita hidup aman-aman, minta maaf sekali lagi, tapi saya yakin satu saat kita akan bertanggung jawab untuk daerah ini dibawa ke mana,” tuturnya.

Pj Bupati memberikan gambaran, ketika 2022 dirinya masuk di Kabupaten Sarmi, ia sendiri tidak tahu kota Sarmi ada di mana. Akhirnya, kata Pj Bupati, “Masalah kita bahas di APBD 2023, kita mulai buka jalan 2 jalur di depan Pasar Sentral Mararena, di situlah kita semua baru bisa mempunyai gambaran, Oh ternyata pusat kota Sarmi ada di sekitar ini,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa kita akan terus membuka jalan dua jalur dimana kita harus menyiapkan infrastrukturnya.

“Hari ini kita bicara rencana detail tata ruang kota, khususnya di wilayah Distrik Sarmi, oleh sebab itu ia menekankan bahwa sebelum melakukan pekerjaan ini, perlu menyiapkan master plannya dengan baik, sehingga tidak mengganggu dan tidak ada pihak lain yang merasa dirugikan.

“Seiring dengan waktu, perkembangan pembangunan otomatis akan tumbuh dari hari ke hari berbagai bangunan gedung yang akan dibangun, ketika ini sudah, kita lakukan pengawasan, misalnya perencanaan dari sekarang ternyata daerah-daerah menjadi resapan air ini akan tertutup hanya untuk kepentingan bangunan gedung,” jelasnya.

Juga ia mencontohkan, ketika kita membangun tanpa ada satu arahan dalam bentuk perencanaan yang baik, misalnya membangun jalan jalur utama, kita berharap yang tadi disampaikan dengan teknologi yang begitu canggih, dengan sistem itu di lapangan semuanya bisa terawasi dengan baik, tapi ingat jangan sampai sukses diaplikasinya tetapi kita gagal di lapangan.

Roda pemerintahan di Kabupaten Sarmi, kami yakin teman-teman yang ada di berbagai OPD punya tanggung jawab, untuk lebih maju lagi ke depan, kita berharap bahwa ini menjadi salah satu dasar, tetapi juga nantinya menjadi Perda yang merupakan regulasi bagi kita untuk setiap pembangunan yang ada di daerah ini harus mengajukan regulasi yang ada pengawasan, pengawasan ini kita minta untuk tim pengendalian dan pengawasan terkait dengan ijin-ijin mendirikan bangunan yang juga harus bisa jalan, kalau tidak siapa punya uang dia akan bangun tanpa ada arahan atau tanpa ada pengawasan dari pemerintah.

“Sarmi masih seperti begini, kita masih bisa untuk mengendalikan, minta maaf 10 atau 15 tahun nanti kita akan sulit sekali untuk mengarahkan pembangunan kota Sarmi ke depan,” ungkap Mansnembra mengakhiri sambutannya.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkup Pemkab Sarmi

0

Diskomimfo Sarmi – Pj Bupati Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M, melantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarmi, bertempat di Aula BPKAD Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Jumat, 5/7/2024.

Pengambilan sumpah/janji jabatan dihadiri oleh Asisten 1, Michael A. Suruan, S.Sos., M.Si, Asisten lll, Hans Robert Weyasu, SE., M.M, Kapolres Sarmi, AKBP Timur Santoso, S.I.K., M.A.P, Danlanal Sarmi, Mayor Laut (P) Idul Fahirun, S.H, Dandim 1712 Sarmi, Letkol CZI Bagus Marsudi Joko Harsono, para Kepala OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, serta tokoh agama, dan tokoh adat.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sarmi Nomor : SK. 800.1.3 .3/419/Bup/Vll/2024, dengan resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Sarmi.

Adapun para pejabat yang baru dilantik, diantaranya, Obet N. Pongratte, S.STP, jabatan lama Sekretaris Satpol PP, jabatan baru Kepala Satpol PP, Dorlina R.L. Haay, S.Kep, jabatan lama Sekretaris Dinas Kesehatan, jabatan baru Kepala Dinas Kesehatan, Hengky K. Baransano, S.Pd., M.Si, jabatan lama Kepala Bidang dan Evaluasi pada Bappeda Kabupaten Sarmi, jabatan baru Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Maria Makdalena Marau, SP., M.M, jabatan lama Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Sarmi, jabatan baru Kepa Dinas Pertanian Kabupaten Sarmi, Fransina D Padwa, S.Pd.jabatan lama Kepala Bidang SMP dan GTK pada Dinas Pendidikan, jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan, Daniel Robert Senis, S.H, jabatan lama Sekretaris Dinas Sosial, jabatan baru Kepala Badan Pendapatan Daerah, Maklon Yappo, S.E, jabatan lama Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan, jabatan baru Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Fredik Sawefkoy, S.IP., M.KP, jabatan lama Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sarmi, jabatan baru Kepala Dinas Perikanan, Muhammad Saade Pariama, SP, M.Si, jabatan lama Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, jabatan baru Kapala Dinas Ketahanan Pangan, Hugo A. Samoa, S, Si., M.Si, jabatan lama Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, jabatan baru Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra, dalam sambutannya, mengajak para pejabat barunya untuk menjadikan pengucapan sumpah jabatan sebagai peneguhan integritas.

“Dalam sumpah yang baru saja dibacakan, para pejabat yang berwenang dan juga kita semua menyatakan kesediaan untuk menjadi pejabat yang bersih, bebas dari korupsi dan segala bentuk penyimpangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa pengembangan karir ASN dilakukan untuk pembenahan dan pengelolaan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.

“Mulailah kembali meniatkan diri untuk lebih bekerja keras dan berkarya dengan penuh inovasi untuk berbuat yang terbaik, demi mewujudkan harapan masyarakat Kabupaten Sarmi, yaitu pejabat yang bersih, pejabat yang memasyarakat dan pejabat yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Setelah pelantikan, Mansnembra, menyampaikan terkait sepuluh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang baru di lantik yaitu melalui proses yang panjang kurang lebih enam bulan, karena semua melalui proses yang dilaporkan terlebih dahulu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sekaligus meminta persetujuan untuk dilakukan seleksi terbuka pengisian jabatan tersebut.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Kabag Humas Sambut Kedatangan Mahasiswa KKN – PPM UGM Jogyakarta Di Pulau Liki

0

Diskominfo Sarmi – Mewakili Pj Bupati Sarmi, Markus 0. Mansnembra, S.H., M.M, Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Sarmi, Roenaldi Irfak, S.T, didampingi Kepala Distrik Sarmi, Kemal K.N Dimo, SP, dan Plt. Kepala Kampung Liki, Luis Griyapon, S.IP, menyambut baik kedatangan Mahasiswa KKN UGM Jogyakarta, bertempat di Kampung Liki, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Kamis, 4/7/2024.

Namun sebelumnya, Tim KKN – PPM Universitas Gajah Mada (UGM) ini, setibanya di Sarmi, penyambutan pertama juga oleh Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Sarmi, di Aula BKPSDM, pada Selasa malam (2/7).

Tim terdiri dari 30 mahasiswa dari berbagai fakultas ini, juga disambut baik oleh warga masyarakat Pulau Liki dengan prosesi adat, dari perjalanan kurang lebih satu jam menggunakan speed boat dari ibu kota Distrik Sarmi.

Dalam kesempatan tersebut Kabag Humas dan Protokoler Roenaldi Irfak, mengatakan, karena anugerahNya lah kita boleh kembali berkumpul di Pulau Liki ini dengan datangnya kembali anak-anak KKN – PPM UGM di Kabupaten Sarmi Kampung Pulau Liki Tahun 2024.

Roenaldi Irfak, juga menyampaikan, permohonan maaf dari bapak Bupati Sarmi, bahwa tidak bisa hadir di kesempatan kali ini karena disaat yang bersamaan juga ada kegiatan kemping gereja Advent se Papua di Kampung Holmafen, yang menampung kurang lebih 5.000 sampai 6.000 orang di sana, sehingga bapak Bupati punya tanggung jawab besar untuk harus bersama-sama dengan mereka di sana, untuk mengecek segala sesuatu keperluan yang dibutuhkan oleh jemaat yang lagi sedang melaksanakan kegiatan, dan juga mewakili pemerintah daerah.
Kami juga mengucapkan turut bela sungkawa yang sebesar-besarnya, turut berduka cita atas terpanggilnya bapak Kepala Kampung Pulau Liki, almarhum Yosepus Teno, yang beberapa waktu lalu dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Tidak banyak yang ingin kami sampaikan kami hanya meminta kepada masyarakat terutama, Aparat Kampung, Bamuskam, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan seluruh warga masyarakat Pulau Liki, mari sambut kedatangan anak-anak mahasiswa ini, dan terima mereka seperti halnya anak-anak mahasiswa UGM yang pernah melakukan KKN yang sama, kurang lebih setahun yang lalu.

Biarlah mereka selama 50 hari ke depan menjadi bagian dari kita semua di pulau ini. Adapun kegiatan yang akan mereka kerjakan, kami berharap juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekalian yang ada di Pulau Liki.
Kami juga dari pemerintah daerah tidak akan lepas tangan begitu saja, pasti kita akan datang lagi ke sini.
Untuk adik-adik sekalian atau anak-anak ku sekalian, berbaurlah dengan masyarakat yang ada di Pulau Liki, laksanakan KKN kalian dengan sebaik-baiknya, jaga kondisi, jaga kesehatan.
Kita bersyukur, semuanya tiba dengan selamat, dan berharap pula semuanya kembali nanti dalam keadaan selamat.

Di tempat yang sama, Dosen Pembimbing, Ardiya Nareswari, S.T., M.T., PHd, menyampaikan bahwa, untuk melaksanakan programnya di Liki, mohon bimbingannya selalu dari warga masyarakat di Liki, karena pada dasarnya teman-teman mahasiswa kita juga belajar dari apa yang ada di Pulau Liki.

Dalam pelaksanaannya di lapangan yang kurang berkenan di hati bapak-ibu sekalian, mohon maaf apabila ada hal hal yang mungkin perlu diperbaiki bisa juga menyampaikan
kepada teman-teman untuk diperbaiki.

Harapannya selama teman-teman ada di sini, ya semua bisa saling sapa, berkomunikasi dengan baik. Kemudian untuk adik-adik mahasiswa, kita akhirnya sudah sampai di tempat namanya destinasi wisata yang sudah direncanakan, akhirnya, selamat mengikuti kegiatan KKN, tentu saja dengan hati yang riang dan semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar hingga selesai nanti dalam kondisi yang sehat.

Ketua Tim Mahasiswa KKN – PPM UGM, Salman, yang juga mahasiswa Fakultas Ilmu politik, mewakili tim mengucapkan terima kasih,
sudah diterima dengan sangat baik dan dengan sangat meriah, menurutnya mungkin ini menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi kami.
Mama-bapa dan semua warga masyarakat yang ada di Pulau Liki, kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa diberikan kesempatan, dan kesehatan untuk menempuh perjalanan kurang lebih 4.300 km dari UGM ke Surabaya, dari Surabaya ke Makassar, dari Makassar ke Jayapura, dari Jayapura ke Sarmi dan kemudian menyeberang ke Pulau Liki.

Dengan semua perjalanan ini, kami disini ingin menyampaikan bahwa kami siap menyerahkan atau mengikhlaskan waktu tenaga pikiran dan apapun yang bisa kami bantu untuk kemanfaatan dan kebaikan di Pulau Liki ini bagi warganya, dan semuanya.

Mama-bapa dan adik-adik, kakak-kakak sekalian, kami sangat mengharapkan bimbingannya karena mungkin di awal-awal kami butuh banyak sekali penyesuaian terkait apapun itu, dan mohon sekali diingatkan kalau ada hal-hal yang tidak sesuai yang kurang berkenan boleh langsung ke saya sebagai ketua tim.

Kami mempunyai banyak program kerja rancangan, tapi, apalah artinya kalau itu tidak dibutuhkan di kampung ini, jadi kembali lagi apa yang akan kami lakukan ke depannya, harapannya adalah yang dibutuhkan oleh masyarakat. Jadi apa yang kami bawa bisa disesuaikan dan harapannya bisa bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa KKN dan juga bagi warga Pulau Liki.

Beberapa kegiatan tersebut akan diantarkan melalui program-program kerja di bawa bidang pariwisata, infrastruktur, usaha mikrokecil (UMKM) pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan.

Beberapa output terbesar yang kami harapkan adalah master plan atau RPMJ, pariwisata policy brief untuk pemerintah daerah, pendataan dan pemeriksaan kesehatan masyarakat, kemudian program branding pariwisata seperti pembuatan website dan vidio pariwisata.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Pj Bupati Sarmi Resmi Buka Kegiatan Camporee Pathfinder ll Gereja Masehi Adven Hari Ke- 7 Daerah Misi Papua

0

Diskominfo Sarmi – Pj Bupati Sarmi, Markus O Mansnembra, S.H., M.M, dengan resmi membuka kegiatan Camporee Pathfinder ll Gereja Masehi Adven Hari Ke- 7 Daerah Misi Papua Penunjuk Arah, bertempat di Lapangan Upacara Lanal Sarmi, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Selasa, 2/7/2024.

Kegiatan tersebut diawali dengan tari-tarian kolosal Sarmi, terhadap penyambutan para tamu kontingen dari daerah-daerah. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan Ketua GMAHK Daerah Misi Papua, Pdt. Thedd J. Windewani, M.Min.

Dalam sambutan pembukaannya Ketua GMAHK Daerah Misi Papua itu, menyampaikan bahwa, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk mental, melatih fisik, membangun ikatan sosial dan memperkokoh iman dalam menghadapi dunia yang menawarkan kompleksitas tantangan dan membawa kepada kehancuran.

Juga katanya, untuk membina anak-anak mudah untuk menyalurkan kreatifitas mereka, misalnya ada yang suka olahraga diarahkan ke bidang olahraga, bidang seni diarahkan ke seni, bidang kerohanian diarahkan ke kerohanian dan lain sebagainya, sehingga anak-anak kita tidak terpengaruh dengan hal-hal yang merugikan masa depan anak itu sendiri.

“Kami juga mengajak untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk mendapatkan pengetahuan yang lengkap dan baru tentang prinsip-prinsip pelayanan yang berguna bagi pertumbuhan kerohanian semua orang muda di jemaat dan untuk mensuport injil ke seluruh wilayah di Daerah Misi Papua untuk menjadikan semua anggota pathfinder menjadi murid Kristus,” ujarnya.

Pdt. Thedd, dalam kesempatan itu menyeruhkan, “Mari kita jadikan Firman Allah yang pertama untuk menjadi penunjuk arah dalam hidup kita termasuk dalam hal kesetiaan menopang penginjilan di gereja.”

Dalam kesempatan itu juga disampaikan laporan Ketua Panitia, MG. Re Erny Ibo.

Atas nama panitia, Ibo, menyampaikan permohonan maafnya bila terdapat banyak kekurangan dan keterbatasan, Ibo juga berharap semoga dalam mengikuti acara Camporee ini kita selalu dipenuhi sukacita, bijak dan kerjasama yang baik sebagai master guide pathfinder maupun sebagai umat Kristen.

Ia pun menambahkan, tujuan kegiatan perkemahan ini, bertujuan membentuk tabiat dan karakter orang-orang muda pada masa kini agar menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan berguna bagi bangsa dan negara.

Ibo pun menjelaskan, waktu kegiatan pelaksanaan mulai dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 7 Juli 2024, jumlah peserta yang mendaftar dan yang sudah berada di lokasi ini yaitu sebanyak 3.075 orang dan jumlah ini akan terus bertambah pada hari Jumat dan hari Sabtu pada puncak acara, diperkirakan akan mencapai sekitar 5.000 orang yang akan hadir mengikuti kegiatan perkemahan ini.

Ditambahkan, hari ini ada 16 kontingen yang sudah hadir di tempat ini, 90 jemaat, 550 pembina atau pendamping dan 105 instruktur, dan Ibo pun berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.

Pj Bupati Sarmi, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M, dalam sambutannya, terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan GMAHK Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur, GMAHK Daerah Misi Papua, dan seluruh tamu undangan yang hadir dari berbagai provinsi, kabupaten dan kota se Papua di Kabupaten sarmi.
“Atas nama pribadi dan pemerintah serta seluruh masyarakat Sarmi mengucapkan terima kasih, sudah diberikan kesempatan menjadi tuan rumah even besar se Daerah Misi Papua, di Kabupaten Sarmi, di telaga Cemara, Kampung Holmaven,” sapa Pj Bupati Sarmi di depan seluruh peserta dan tamu undangan.

Pj Bupati Sarmi juga menyampaikan bahwa kegiatan camporee kali ini juga tentunya merupakan bagian dari bentuk aktualisasi iman dan kasih kita kepada Tuhan dan sesama, untuk itu mari kita terus tingkatkan pengabdian dan pelayanan kita sejalan dengan semangat dari judul besar acara, camporee ini adalah penunjuk arah dengan tema: “Menemukan tujuan Allah dalam hidup pathfinder.”

Semoga acara camporee ini adik-adik pathfinder dan kaka-kaka master guide (pembina) dapat memperkokoh iman dan menjadikan Yesus sebagai penunjuk arah dalam seluruh aspek kehidupan (fisik mental dan terlebih rohani)

Pj Bupati juga mengajak semua pihak yang ada di Kabupaten Sarmi dan juga semua peserta yang hadir pada kegiatan kali ini, agar dapat merefleksikan kembali tentang kasih Tuhan, membawa damai sejahtera di tengah-tengah kehidupan dan kemajemukan masyarakat.

Diakhir sambutannya, Pj Bupati Mansnembra menyampaikan, selamat bercamporee, selamat belajar Alkitab, dan bersenang-senang dalam seluruh rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia camporee pathfinder ll di Kabupaten Sarmi, dan Pj bupati juga melepaskan balon ke udara sebagai tanda kegiatan Camporee Pathfinder ll dengan resmi di buka.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Kick Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Di Kabupaten Sarmi

0

Diskominfo Sarmi – Mewakili Pj Bupati Sarmi, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Michael A. Suruan, S.Sos., M.Si, dengan resmi membuka pelaksanaan, “Kick Off Interverensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Sarmi” yang di gelar di halaman Kantor Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Sabtu, 29/6/2024.

Kegiatan diawali dengan membacakan 10 Pasti Program Penurunan Stunting ‘SA KO BESTI’ (Sarmi Komitmen Bebas Stunting), teks komitmen daerah, Greetings Harganas ke- 31 Tahun 2024, penyerahan secara simbolis bantuan paket makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita, serta dilanjutkan dengan penimbangan berat badan ibu hamil dan pengukuran tinggi badan bayi oleh petugas kesehatan.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Michael A. Suruan, S.Sos., M.Si, dalam kesempatan itu membacakan sambutan Pj Bupati Sarmi, mengungkapkan bahwa, stunting merupakan permasalahan kekurangan gizi utama balita Indonesia saat ini, stunting disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama dan penyakit infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan berada di bawah standar. Selain itu, kejadian penting pada balita juga erat kaitannya dengan status kesehatan ibu pada saat hamil dan masa sesudah hamil.

Suruan, juga mengatakan, kondisi stunting di Kabupaten Sarmi saat ini meski mengalami penurunan pada tahun 2022, namun pada tahun 2023 angka stunting mengalami peningkatan prevalensi penting pada balita.
Dikatakan, berdasarkan data Survei kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 angka prevalensi stunting di Kabupaten Sarmi sebesar 26,5% mengalami kenaikan 0,9% dari tahun 2022 yang sebesar 25,6% (SKI 2023).

Berdasarkan data tersebut, maka kata, Suruan, diperlukan berbagai strategi dan upaya agar tujuan percepatan penurunan stunting dapat dicapai.
Suruan, menjelaskan bahwa, deteksi dini pada ibu hamil balita dan calon pengantin diharapkan dapat menjadi langkah penapisan pertama di tingkat masyarakat yang dilaksanakan melalui posyandu.
“Saat ini sebagian besar posyandu telah dilengkapi dengan alat antropometri standar dan ditunjang dengan ketersediaan kader,” ucapnya.

Dikatakan, gerakan pengukuran dan intervensi serta pencegahan stunting yang hari ini kita lakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas program di tingkat kabupaten, puskesmas hingga kampung untuk dapat menyisir seluruh sasaran, dan melakukan intervensi sesuai standar agar hasil yang didapatkan akurat dan cakupan layanan yang diterima oleh sasaran meningkat.
Gerakan ini dilakukan dalam berbagai rangkaian aksi bersama pendataan, pendampingan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi dan intervensi bagi ibu hamil, balita dan calon pengantin secara berkelanjutan.

“Melalui gerakan ini diharapkan 100% sasaran ibu hamil, bayi, balita dan calon pengantin mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan berupa deteksi dini dan edukasi, serta intervensi bagi ibu hamil, bayi, balita dan catin bermasalah gizi dalam rangka mencegah munculnya kasus stunting baru, sehingga Kabupaten Sarmi bebas stunting dapat terwujud.” harapnya.

Gerakan ini bertujuan meningkatkan cakupan kunjungan sasaran untuk datang ke posyandu dan mendeteksi dini masalah gizi melalui pengukuran antropometri dilanjutkan pemberian edukasi pencegahan stunting dan segera melakukan tindakan intervensi pada sasaran bermasalah gizi yang telah diverifikasi oleh tenaga kesehatan di puskesmas.

Suruan juga mengatakan, dari hasil gerakan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting yang hari ini kita lakukan, ini tentu akan memperoleh data anak stunting, oleh sebab itu saya mengajak kita semua untuk dapat mengambil bagian menjadi bapak bunda asuh kepada anak-anak stunting. Dan dari hasil pengukuran ini yang sudah ditimbang, diukur serta dicatat dan dilaporkan.

Mewakili pemerintah daerah, Suruan juga menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak (stakeholder) baik itu OPD, mitra keamanan, BUMD, bidan, penyuluh KB, petugas puskesmas, tim pendamping keluarga, kader kesehatan, kader PKK, maupun kader masyarakat atas peran serta dalam melakukan kreasi maupun kolaborasi dalam penurunan prevalensi stunting.

“Melalui kegiatan hari ini, saya berharap masing-masing stakeholder kita dapat mengambil peran aktif untuk terus bersinergi dan bekerjasama melakukan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sarmi.” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa, upaya pencegahan membutuhkan komitmen kuat dari berbagai pihak.
Dan Pemerintah Kabupaten Sarmi, tetap berkomitmen untuk menekan kasus stunting demi mewujudkan generasi berkualitas dengan upaya penanganan kelompok berisiko dan rentan.

“Mari kita sukseskan bersama gerakan intervensi serentak pencegahan stunting ini dengan bersinergi dan berkolaborasi, bergerak bersama demi mewujudkan Sarmi zero stunting,” ajak Suruan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Dorlina R.L Haay, S.Kep, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sarmi Hylke Fredrik Irenus Warinnusy, S.E, Sekretaris KPU Sarmi Warsai Iwanggin, Danlanal X Sarmi Mayor Laut, (P) Idul Fahirun, S.H, Danramil Sarmi Kapten Retno, Kapolsek Sarmi IPTU, Suharsono, Sekretaris DPRK Benny Wafumilena, S.Sos., M.Si, Kabag Humas dan Protokoler Roenaldi Irfak, S.T, serta undangan lainnya.

Dokumentasi : Humas dan Protokoler Kabupaten Sarmi

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sarmi Pantau Harga Bahan Pangan, Tekan Laju Inflasi Daerah

0

Diskominfo Sarmi – Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi melalui Dinas Ketahanan Pangan melakukan pemantauan harga beberapa jenis bahan/komoditi untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan di Pasar Senteral Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Jumat, 28/6/2024.

Kegiatan ini di pimpin langsung Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sarmi, Muhammad Saade Pariama, S.P., M.Si, dan melibatkan seluruh staf.

Dari hasil pantauan di lapangan, terpantau untuk hari ini terdapat beberapa jenis bahan/komoditi yang memang mengalami kenaikan harga dari hari kemarin, namun tidak signifikan, salah satunya cabai rawit, yaitu dengan kisaran harga Rp.90.000 s/d 140.000/kg, berpengaruh pada kualitas cabai rawit itu sendiri.
Sedangkan yang mengalami penurunan harga yaitu tomat, yang tadinya Rp. 80.000/kg mengalami penurunan harga hingga Rp. 25.000/kg.

Berikut harga eceran sembilan bahan pokok (sembako) untuk hari ini Jumat, 28 Juni 2024 di Pasar Senteral Mararena Sarmi, beras premium 19.000/kg, beras medium 18.000/kg, kedelai kering 15.000/kg, bawang merah 70.000/kg, bawang putih 60.000/kg, cabai keriting 110.000/kg, cabai rawit 125.000/kg, daging sapi 140.000/kg, daging ayam 45.000/kg, telur ayam 42.500/kg, gula pasir 22.000/kg, minyak goreng kemasan 25.000/lt, tepung terigu curah, 13.000/kg, ikan bandeng 50.000/kg, garam halus 20.000/kg, tepung terigu kemasan 18.000/kg.

Setelah melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sarmi Muhammad Saade Pariama, SP., M.Si, mengatakan, “Kegiatan ini dilakukan merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam rangka mendukung kebijakan nasional untuk menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan pangan yang memadai bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Sarmi,” jelasnya.

Selain ketersediaan pasokan pangan, lanjut Muhammad Saade, pemerintah daerah juga berupaya untuk terus menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil, serta menekan laju inflasi di Kabupaten Sarmi