{"id":5672,"date":"2025-11-07T21:36:04","date_gmt":"2025-11-07T14:36:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/?p=5672"},"modified":"2025-11-07T21:36:04","modified_gmt":"2025-11-07T14:36:04","slug":"bupati-sarmi-rumah-adat-simbol-identitas-dan-kearifan-lokal-yang-harus-dilestarikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/bupati-sarmi-rumah-adat-simbol-identitas-dan-kearifan-lokal-yang-harus-dilestarikan\/","title":{"rendered":"Bupati Sarmi  : Rumah Adat Simbol Identitas dan Kearifan Lokal Yang Harus Dilestarikan"},"content":{"rendered":"<p>Diskominfo Sarmi&#8212;Rumah adat bukan hanya sekedar bangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol dari identitas dan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S.K.M,.M.Kes, saat menyampaikan sambutan usai pengguntingan tali yang diikat pada salah satu tiang yang di bungkus dengan pelepa Nibung, sebagai tanda diresmikannya rumah adat tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-07-at-19.55.55.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-5670 alignleft\" src=\"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-07-at-19.55.55-150x150.jpeg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>Melalui Peresmian Rumah Adat Kampung Kaptiau, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, Papua, pada Jumat, 07\/11\/2025, Bupati Dominggus juga mengikuti prosesi adat meminum air kelapa yang di isi dalam wadah yang telah di siapkan oleh tokoh adat setempat.<\/p>\n<p>\u201cMelalui rumah adat ini, kita dapat mempelajari sejarah dan nilai-nilai luhur yang telah diteruskan dari generasi ke generasi\u201d, kata Bupati Dominggus.<\/p>\n<p>Dominggus mengatakan, peresmian rumah adat Kampung Kaptiau merupakan bukti nyata dari semangat kebersamaan dan kecintaan kita terhadap warisan budaya dan tradisi kita oleh karena itu, \u201cMari kita jadikan rumah adat ini sebagai tempat berkumpulnya generasi muda untuk belajar dan melestarikan budaya nenek moyang kita.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dominggus juga berharap rumah adat ini akan menjadi pusat kegiatan budaya yang dapat memperkaya kehidupan masyarakat kampung kaptiau dan sekitarnya tentang adat dan nilai-nilai kultur yang harus dilestarikan turun temurun.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-07-at-19.55.56.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-5668 alignright\" src=\"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/WhatsApp-Image-2025-11-07-at-19.55.56-150x150.jpeg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>Dominggus menambahkan, agar dari kampung Kaptiau dan kampung- kampung lainnya bisa melakukan hal serupa, sebagai simbol kebangkitan masyarakat adat 5 suku besar yang ada di Sarmi, \u201csaya berharap mulai dari Kaptiau bisa di ikuti oleh kampung-kampung lain yang ada di 5 suku besar, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan adat bisa di percakapkan di atas rumah adat, sehingga pembangunan bisa masuk lebih cepat ke kampung-kampung \u201c.<\/p>\n<p>Acara tersebut berlangsung aman dan lancar, yang dihadiri Kabag Tata Pemerintahan, Kabag umum, Kepala Distrik Bonggo Timur, Kapolsek Bonggo, dan juga Danramil Bonggo.(*) by.Senis<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diskominfo Sarmi&#8212;Rumah adat bukan hanya sekedar bangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol dari identitas dan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan. Hal tersebut disampaikan Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S.K.M,.M.Kes, saat menyampaikan sambutan usai pengguntingan tali yang diikat pada salah satu tiang yang di bungkus dengan pelepa Nibung, sebagai tanda diresmikannya rumah adat tersebut. Melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5669,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,4],"tags":[],"class_list":["post-5672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","category-pemerintah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5672"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5673,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5672\/revisions\/5673"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5669"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sarmikab.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}