KEPALA DISTRIK BONGGO HENTIKAN PENGAMBILAN JATAH BERAS ASN DI GUDANG PD. IRIAN BHAKTI CABANG JAYAPURA.

0
85

Sarmi – MC Kominfo, Dalam rangka tertib Administrasi Penyelenggaraan Pemerintahan dan untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan pegawai, khususnya di wilayah Pemerintahan Distrik Bonggo, maka dengan ini dipandang perlu oleh Kepala Distrik Bonggo Fredy Sawefkoy, S. IP, M.AP untuk menertibkan sejumlah ASN, yang bekerja dan mengabdikan diri di wilayah Distrik Bonggo, terutama bagi ASN yang selama ini dalam pengamatannya tidak aktif dalam melaksanakan tugas namun hak-hak sebagai ASN semuanya diterima, baik berupa gaji, uang lauk pauk, beban kerja maupun jatah beras.

Berdasarkan pengamatan tersebut, Kepala Distrik Bonggo telah mengeluarkan surat nomor : 840/131/D.B/VI/2022 tanggal 28 Juni 2022 tentang Penertiban Penyaluran Jatah Beras ASN di Wilayah Distrik Bonggo yang ditujukan kepada Kepala PD. Irian Bhakti Cabang Jayapura.
Adapun isi surat tersebut ada 3 (tiga) poin penting yang disampaikan antara lain adalah; Menertibkan penyaluran jatah beras pegawai terhitung mulai bulan Juli 2022; Penyaluran jatah beras dipusatkan di Kantor Distrik Bonggo; dan Pelayanan jika masih dilakukan oleh pihak PD. Irian Bhakti Cabang Jayapura, maka itu diluar tanggung jawab Kepala Distrik Bonggo.

Sebelum melayangkan surat tersebut Sawefkoy terlebih dahalu berkoordinasi dengan Kepala Bagian Niaga PD. Irian Bhakti Cabang Jayapura Jonathan Reimialy, SE. Dalam rekaman suara yang dikirimkan, Sawefkoy menjelaskan bahwa, “Untuk tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan di tingkat distrik, saya ada tertibkan penyaluran jatah beras di wilayah Distrik Bonggo, seluruh ASN entah itu dari Kantor Distrik, Puskesmas, para guru dan semua yang terima jatah beras dari pemerintah yang bertugas di wilayah Bonggo.”

Ia menambahkan, langkah yang dilakukan tersebut, bertujuan untuk menjaga keseimbangan stabilitas ASN yang bekerja di wilayahnya.
“Ada teman-teman yang bekerja dengan setia, selalu ada di tempat tugas, tapi ada juga yang bekerja iseng-iseng, datang sebentar hilang, datang sebentang hilang.” Ungkapnya.
Kepala Distrik Bonggo berharap bahwa dengan ditertibkannya penyaluran beras ini, ASN bisa menyadari untuk bisa bekerja maksimal karena ASN adalah pelayan rakyat.
Sawefkoy menambahkan, bahwa dengan sistem pembayaran gaji melalui rekening bank, membuat pegawai sampai lupa diri akan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
“Dulu itu pegawai datang terima setiap bulan di kantor, gaji, beras, semua tunjangan diterima di kantor, tapi sekarang tidak, biar dia di Jakarta kah, ada di PNG kah atau dimana-mana, terus itu SMS banking, gaji masuk ke ATM, semuanya aman, tidak perlu datang ke kantor lagi.” Tuturnya.
Sawefkoy berharap pula agar pegawai benar-benar menghayati sungguh, dan menghargai setiap berkat pemberian Tuhan, agar dengan penghasilan yang kita peroleh, kita dapat menjadi saluran berkat bagi keluarga dan juga bagi orang lain.

Ketika diwawancari, via telpon, Senin, 04/07/2022, terkait dengan seorang ASN, aktif melaksanakan tugasnya di Bonggo, namun berharap jatah berasnya dapat diambil oleh keluarganya di Jayapura.

Sawefkoy mengatakan bahwa, pengambilan jatah beras untuk ASN mulai terhitung bulan Juli 2022, semua pegawai tanpa terkecuali wajib untuk mengambil jatah berasnya pada Kantor Distrik Bonggo.

Menyinggung jumlah pegawai yang tidak aktif melaksanakan tugas diwilayahnya, Sawefkoy menyampaikan bahwa sampai berita ini diturunkan belum mendata secara lengkap. Namun ia berjanji akan menindaklanjuti kepada setiap instansi pemerintah untuk menyiapkan data terkait kehadiran pegawai. Demikian tandasnya. (Sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here