Sekda Sarmi Ancam Tahan BK dan ULP PNS yang Tidak Apel

0
191

Plt Sekretaris Daerah Sarmi, Drs Flavius Yaas, menegaskan akan menahan sekaligus memotong upah Beban Kerja (BK) dan Uang Lauk Pauk (ULP), Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak mengikuti apel pagi maupun sore, setiap hari senin, rabu dan jumat.

Pernyataan itu ditegaskan pada apel pagi dipelataran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Senin, (9/3), saat melihat peserta apel makin sedikit dibanding sebelumnya.

“Saya akan Tahan BK, ULP dan Upah Honor yang malas ikut apel. Uang ini kan diberikan atas dasar kehadiran, jadi tidak bisa di samakan antara mereka yang rajin dengan malas. Apa lagi tinggal diluar sarmi sambil telpon bendahara hanya untuk minta gaji dan hak – hak lain, sementara kewajiban diabaikan” pungkas Flavius.

Menurutnya, kedisiplinan masuk dan pulang kantor merupakan faktor mendasar perkembangan dan kemajuan suatu daerah. Oleh sebab itu segenap Organisasi Perangkat Daerah didorong untuk menerapkan prinsip disiplin pada tempat kerja masing – masing.

Tujuan dilakukannya penahanan upah, lanjut Flavius agar memberikan efek jerah bagi para pegawai yang memang diketahui selama beberapa bulan terakhir tidak pernah mengikuti pelaksanaan apel pagi dilingkup pemerintah daerah.

” manfaat apel selain memupuk sikap kedisiplinan, juga sangat penting karena bisa mendengar arahan bupati, Sekda maupun para pejabat OPD, sebagai pandangan serta acuan dalam melakukan aktifitas kantor. Sehingga patut diikuti semua pegawai dan honorer” kata Flavius. (SDR/PIUS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here