Persandian Dituntut Mampu Menjamin Keamanan Data dan Informasi

0
86

Sarmi – Beralihnya tata kelola pemerintah menuju era digital, berpotensi menimbulkan ancaman keamanan. Karenanya, perlu dilakukan upaya pengamanan aplikasi dan sistem elektronik.

Oleh karena itu  Dinas kominfo provinsi Papua melakukan sosialisasi tentang Keamanan Informasi dan Kontra Penginderaan disarmi.

Kegiatan yang menyasar kepada bidang Persandian dan Statistik itu  dilakukan diruang pertemuan dinas kominfo, senin (12/4), bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada staf bagaimana menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi.

Narasumber provinsi Papua, Ronald Stephen edyson duka, S. Kom menjelaskan ada lima aspek keamanan informasi yakni memastikan informasi yang di ketahui tidak bocor kepada pihak yang tidak berhak mengetahuinya (confidentiality),  Memastikan informasi tidak mengalami perubahan / modifikasi selama disimpan atau dikirim / utuh (integrity), Memastikan bahwa informasi elektronik dibuat atau dikirimkan oleh pihak yang sah/asli (authenticity), Berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan (Availability), dan memastikan bahwa pihak yang mengirimkan/membuat informasi elektronik tidak menyangkal (Non- Repudition)”.

“Jadi intinya adalah bagaimana kita dapat  mengidentifikasi ancaman penyadapan atau kerawanan kebocoran informasi”, jelas Ronald.

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa Kebocoran Informasi Publik dapat menyebabkan beberapa kerugian pada instansi pemerintah antara lain terjadinya gangguan sehingga menyebabkan penghentian layanan publik, tereksposnya informasi dikecualikan, kehilangan privasi, reputasi instansi, katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pembinaan Masyarakat, Yohanis W. Palege,S.Kom, selaku narasumber mengatakan bahwa menyambut perubahan dunia digital dinas kominfo khususnya bidang persandian dan statistik harus bisa menjawab tantangan tersebut.

“sesungguhnya banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh dinas kominfo sarmi, tinggal bagaimana peran dari bidang sandi berani untuk menjawab tantangan dan mau membuktikan kepada Bupati sarmi bahwa kominfo sarmi sudah siap untuk melangkah maju menyambut perubahan khususnya dalam dunia digital saat ini”, katanya.

Pria yang akrab di sapa Jhon itu juga  mengatakan bahwa sudah seharusnya sistim transaksi informasi terkait kinerja OPD Kabupaten Sarmi harus melalui Dinas Kominfo, sehingga pergerakan tata kelola pemerintahan menuju era digital dapat memunculkan inovasi-inovasi baru, harapnya

hadir pada sosialisasi tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pembinaan Masyarakat, Yohanis W. Palege,S.Kom Sekretaris dinas kominfo kabupaten sarmi George D.Werinussa, S.Sos, Kepala bidang Persandian dan Statistik Provinsi Papua Raja Oloan Siburian, Kepala Bidang Persandian dan statistik dinas kominfo Kabupaten  sarmi Drs.Darius Nari,M.Si, kepala bidang pengelolaan komunikasi dan informasi publik Nurwantoro,S.Pd, (SDR /VR)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here