PEMDA SARMI SIASATI PEMBAGIAN PAKET KERJA KEPADA PENYEDIA JASA

0
327

Mengingat banyaknya penyedia jasa kontruksi di Kabupaten Sarmi maka, semua paket pekerjaan akan dibagi rata.

Demikian Pernyataan Ketua Satgas Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi yang juga sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pembinaan Masyarakat, Yohanis W. Palege,S.Kom, saat memberikan penjelasan tentang aplikasi Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPSE) dengan pihak penyedia jasa, diaula kantor bupati petam, Rabu (24/4 )

“Paket pekerjaan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akan eksekusi sesuai jumlah kontraktor dan yang diprioritaskan adalah pengusaha lokal.

Lebihlanjut, misalkan, jika ada 100 unit rumah dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan 100 rumah lagi di Dinas Sosial maka, setiap kontraktor hanya diperbolehkan mengerjakan satu rumah, begitu pula dengan pekerjaan lainnya. Pengusaha tidak diperkenankan untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus” jelasnya.

Ia mengatakan, pada era keterbukaan informasi saat ini segala aktivitas dapat diakses secara luas oleh semua kalangan. Sehingga pemerintah pusat mengharuskan penerapan sistem Layanan Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik (LPSE) pada tingkat kabupaten/kota termasuk di Sarmi.

“Kami sudah menandatangani MOU dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait upaya pelaksanaan aplikasi LPSE disarmi maka, suka atau tidak suka harus dijalankan sebab inilah komitmen Pimpinan Daerah.

Ditambahkannya, LPSE ini bertujuan untuk mendaftar berbagai penyedia jasa kontruksi agar pekerjaan dapat diawasi oleh semua pihak secara online sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya tindakan korupsi” ujarnya.

Sementara itu Ketua asosiasi Gabungan Pelaksanaan Kontruksi Nasional Indonesia Cabang Sarmi, Panus Ama, ketika dikonfirmasi mengaku, seluruh kontraktor yang bernaung dibawah Gapensi sebanyak 380 anggota.

“Memang kami termasuk banyak, walau demikian kami mohon pemerintah lewat OPD terkait untuk memberikan paket pekerjaan baik bersifat penunjukan langsung atau pun berdasarkan lelang secara elektronik” ucap Panus. (SDR/PIUS/OSHEN)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here