Paul Rorey : Pengumuman Hasil Tes CPNS Terkendala pada Tingkat Provinsi

0
651
Gambar Ilustrasi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarmi, Paul Rorey,SE.,MSi, saat ditemui tim MC disela – sela rapat konsolidasi penyusunan LAKIP antara pimpinan OPD, Serta para Kasubag Program dengan Bagian Ortal Sekda, mengatakan, Bahwa pengumuman hasil seleksi CPNS Formasi 2018 masih terkendala pada tingkat Provinsi.

“Penundaan pengumuman hasil seleksi CPNS sejauh ini karena, terdapat tiga kabupaten di provinsi papua bulum merevisi beberapa jabatan yang kosong, dan tentunya membutuhkan pertimbangan – pertimbangan tersendiri dari setiap daerah” ujar Paul, diaula kantor bupati, Rabu, (26/2).

Ketiga kabupaten tersebut kata Paul yaitu, Mamberamo Tengah, Oksibil dan Intan jaya. Jika revisi itu telah ditindaklanjuti melalui pemerintah provinsi hingga pusat maka, hasilnya akan diumumkan secara serentak diseluruh kabupaten/kota seprovinsi papua

Khusus kabupaten sarmi sebut Paul, bahwa tidak ada masalah alias tinggal tunggu waktu pengumuman, walaupun tambahnya, terdapat 56 jabatan yang belum terisi sebelumnya dari kuota 336. Namun berkat kerja keras lembaga dibawah komandonya dapat merevisi kemudian mengisi kekosongan tersebut.

Keterlambatan pengumuman hasil seleksi bukan kesalahan Menpan- RB, BKN maupun Panitia Seleksi Nasional. Itu semata – mata kekurangan beberapa daerah di papua, dengan demikian para peserta diharapkan sabar menunggu waktu pengumuman” jelasnya.

Paul Rorey menambahkan, bahwa setelah hasil seleksi di umumkan, pihaknya akan melakukan persiapan untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil formasi tahun 2019 yang berlangsung tahun ini.

“Pendaftaran CPNS tahun anggaran 2019 akan dibuka tahun 2020 ini, dengan volume kuota sebanyak 500 jabatan. Sehingga kami mengharapkan setiap manajemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan analisis jabatan agar dapat diserap sesuai jabatan yang tersedia” tandas Rorey.

Bahkan sebutnya, seleksi CPNS formasi tahun 2020, 2021, 2022 akan dibuka juga berdasarkan kondisi papua. Ini merupakan program Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan Aparatur Sipil Negara yang merata pada seluruh wilayah indonesia” katanya. (SDR/PIUS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here