OPTIMALISASI INFRASTRUKTUR GUNA PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN di SARMI

0
15

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sarmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (MUSREMBANGDA) untuk Tahun Anggaran 2020, Kota baru petam, Selasa (15/4)

Kegiatan yang dilaksanan di Aula Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mengambil thema Optimalisasi Infrastruktur Guna Peningkatan Kualitas Pembangunan Ekonomi Menuju Sarmi yang Mandiri dan Bermartabat.

Acara tersebut dihadiri, Bupati Sarmi, Drs Eduard Fonataba,MM, Tim Asistensi dari  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua (BAPPEDA PAPUA), Jimi Thesia,S,Sos.M.Si, Kepala BAPPEDA Sarmi, Drs Djefry.Komaling,M.Pd, perwakilan Dandim 1712 Sarmi, KASDIM Mayor Inf. Irianto Kaliopas Yandwoa, dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kepala Distrik sekabupaten Sarmi.

Bupati Fonataba dalam arahannya, mengatakan, bahwa musyawarah adalah sarana untuk merencanakan serta menentukan masa depan daerah. Bahkan merupakan ajang pembelajaran bagi para pemangku jabatan perencanaan sekaligus pelaksana pekerjaan dilapangan nantinya. Oleh sebab itu patut saling bahu membahu dalam satu arah dan satu tujuan.

“Kegiatan ini diselenggarakan bukan untuk saling protes serta adu argument, melainkan merupakan kesempatan pembelajaran serta saling mengisi, sehingga bersinergi antara satu dengan lainya” harap Fonataba.

Selaku pengambil kebijakan tertinggi, Ia menghimbau agar masing – masing OPD tidak mengajukan terlalu banyak program kerja yang nantinya tidak direalisasikan secara baik.

Menurutnya bila perlu usul satu atau dua program yang penting dapat terlaksana dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat, pangkasnya.

“Program prioritas yang mesti diperhatikan yaitu, infrastruktur jalan, jembatan, listrik, rumah dan air bersih. Pekerjaan seperti ini bila dikerjakan didalam kota biasa saja, tetapi jika dilakukan di apawer dan Tor Atas itu baru luar biasa” sahut Fonataba.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Tim Asistensi dari Bappeda Provinsi Papua, Jimi Thesia,S,Sos,M.Si, menjelaskan, bahwa perencanaan dan pembahasan program kerja daerah dapat diajukan ketingkat provinsi, selanjutnya dibahas pada MUSREMBANG Provinsi.

“Hasil musyawarah ini nantinya dibahas serta disinergikan dengan arah kebijakan pembangunan provinsi, selanjutnya akan kita bahas lagi ditingkat nasional” ujar Jimi.

(SDR/PIUS/YEFI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here