MENSOS RI NONAKTIFKAN 164 ORANG DARI KEPESERTAAN PBI-JKN-KIS DAN MENETAPKAN 170 PESERTA BARU KABUPATEN SARMI.

0
103

Bertempat di kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Sarmi telah dilaksanakan penandatangan dan serah terima dokumen pemberhentian peserta lama dan penetapan peserta baru penerima jaminan sosial  kesehatan atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (PBI, JKN-KIS) yang peruntukannya bagi keluarga miskin dan tidak mampu. (10 Oktober 2018. )

Kepala BPJS Kabupaten Sarmi Subur, Skm menjelaskan, mereka yang diberhentikan antara lain karena ditemukan data ganda dan pemberhentian kepesertaannya ditetapkan dengan Keputusan Mensos RI nomor 109/HUK/2018 yang menonaktifkan 164 orang peserta lama dan menetapkan 1159 peserta baru, dan SK Mensos RI nomor 99 / HUK / 2018 menetapkan 11 orang peserta baru.

“sebaran kepesertaan baru yang ditetapkan Mensos RI adalah 15 orang dari Distrik Apawer Hulu untuk pelayan faskes Aurimi, 4 orang Apawer Tengah juga di faskes Aurimi, 17 orang Distrik Bonggo di faskes Bonggo, dan 124 orang Apawer Hilir yang akan mendapat pelayanan  kesehatan dasar di faskes Arbais. Sementara itu 11 orang yang baru ditetapkan Mensos RI berada di Distrik Bonggo Barat”, Jelas Subur.

Sementara itu Kepala Dinas sosial Kab Sarmi Benny Wafumilena menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Kepala BPJS dan jajaran yang telah bekerja keras memperbaiki data kepesertaan dan mengakomodir kepesertaan yang baru dari Kabupaten Sarmi.

“Kami  akan terus membangun kemitraan agar Jaminan Kesehatan dari Negara kepada rakyat terutama yang miskin dan tidak mampu akan tercakup dan terlayani dengan baik”. Jelas Benny.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini,  BPJS dan Dinas Sosial akan melakukan jemput bola atau turun langsung ke kampung kampung untuk melakukan perbaikan data dan pencetakan ulang kartu BPJS bagi keluarga keluarga miskin dan tidak mampu di Kabupaten sarmi.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here