KPK DORONG PEMDA TINDAK TEGAS ASN BERMASALAH

0
140

Bertempat di Sasana Karya di Sasana Karya Kantor Gubernur Papua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Sosialisasi Aplikasi Monitoring Center For Prevention (MCP) bersama para Sekretaris Daerah dan Inspektur serta admin MCP se – Provinsi Papua, Senin (20/5)

Koordinator dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK  Wilayah Provinsi Papua, Maruli Tua menegaskan agar setiap Pemerintah Daerah melalui Inspektorat menindak dengan tegas Aparatur Sipil Negara yang membangkang.

Para Sekda, Inspektur dan Admin MCP se Papua

Dia mengatakan, bahwa hingga sekarang masih terdapat sejumlah pejabat dibeberapa daerah yang tidak tertib dalam melaksanakan tugas. Bahkan menyalahgunakan kapasitasnya untuk kepentingan secara berlebihan.

“ada di Pemda tertentu melakukanbeli jabatan, bahkan ada juga yang memiliki kendaraan dinas lebih dari satu serta enggan dikembalikan” jelas maruli.

Bukan hanya itu menurutnya, tidak sedikit pemangku jabatan sudah diberhentikan secara tidak terhormat karena tersandung kasus korupsi.

Selain itu, ia kembali mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan 8 (delapan) program Korsupgah KPK sebagai upaya pencegahan tidak pidana korupsi, antara lain penerapan e-planning dan e-budgeting.

Kemudian, penerapan sistem elektronik (IT) dalam proses perizinan, penerapan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP),  Penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan ULP Mandiri dalam proses pengadaan Barang dan Jasa, Tata Kelola Dana Desa, Optimalisasi Pendapatan Daerah serta Manajemen Aset Daerah

“Sebagai upaya pencegahan misalnya pada saat musrenbang, kami terus mendorong pemerintah daerah untuk menggunakan aplikasi yang terintegrasi sehingga setiap usulan tidak ada intervensi,” kata Maruli.

dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, menghimbau agar semua kabupaten/kota melakukan tugasnya secara bertanggungjawab sehingga tidak tersandung tindakan melawan hukum.

Bila pejabat publik melaksanakan tugas sesuai perannya, korupsi dapat dicegah,” ucap Klemen. (SDR/PIUS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here