Engel Wayoi Resmi Menjadi Kepala Inspektorat Kabupaten Sarmi

0
537

Sarmi-Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama merupakan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil pasal 135 bahwa ”Setiap PNS atau non-PNS yang diangkat menjadi pejabat pimpinan tinggi wajib dilantik dan mengangkat Sumpah/Janji Jabatan menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa”.

Demikian disampaikan Bupati Sarmi Drs. E Fonataba, MM saat melantik 2 (dua) Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama dan 1 (satu) Pejabat Administrator diaula BKPSDM, Kamis (16/1).

Engel E.A. Wayoi, S.IP., M.Si saat menandatangani Berita Acara pelantikan di Saksikan oleh Bupati Sarmi

Mereka adalah Engel E. Adresyathy Wayoi, S.IP., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris pada Inspektorat Kabupaten Sarmi menggantikan Julius Runtuk, SH.,M.Si, Sementara Julius Runtuk, SH.,M.Si, Kepala Inspektorat dilantik menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Moneter, Investasi dan Pengembangan Potensi Daerah Kabupaten Sarmi.

Sementara untuk 1 (satu) orang pejabat Administrator Helena Tetelepta, SH sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III  dilantik menjadi Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sarmi.

Menurut Bupati Sarmi Drs. E. Fonataba, MM, bahwa Pengawasan erat sekali kaitannya dengan perencanaan, yang artinya harus ada sesuatu obyek yang diawasi, jadi pengawasan hanya akan berjalan kalau ada rencana program/kegiatan untuk diawasi.

Rencana digunakan sebagai standar untuk mengawasi, sehingga tanpa rencana hanya sekedar meraba-raba. Apabila rencana telah ditetapkan dengan tepat dan memulai pengawasannya begitu rencana dilaksanakan, maka tidak ada hal yang menyimpang, jelas Fonataba.

Maksud pengawasan itu dalam rumusan yang sederhana adalah untuk memahami dan menemukan apa yang salah demi perbaikan di masa mendatang.

“Sebetulnya sudah disadari oleh semua pihak baik yang mengawasi maupun pihak yang diawasi termasuk masyarakat awam”. Ujar Fonataba.

Lebihlanjut, Sedangkan tujuan pengawasan itu adalah untuk meningkatkan pendayagunaan aparatur negara dalam melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan menuju terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government)”, Jelas Fonataba.

Satu hal penting menjadi perhatian semua pejabat, imbuh Bupati Fonataba, yakni kemampuan menjabarkan kebijakan pimpinan, penguasaan bidang tugas, serta kepekaan mengidentifikasi masalah dan memecahkan masalah dengan baik, cepat dan tepat, serta kemampuan mengambil langkah antisipatif terkait dengan tugas dan tanggung jawab.

Hadir dalam Pelantikan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sarmi, Albert Kiki wenggi, Kapolres Sarmi, AKBP Hapry Landjun, S. Sos., MM, Dandim 1712/Sarmi Letkol Inf Lamberth Jerry Mailoa,S.E, Pimpinan OPD dilingkup Pemda Sarmi, Para Pejabat Vertikal, BUMD dan Para Undangan. (SDR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here