Beranda blog

SISWA KELAS 6 SD INPRES LIKI JALANI UJIAN SEKOLAH SECARA TATAP MUKA

0

Sekolah Dasar Inpres liki Di Kabupaten Sarmi mulai melaksanakan pembelajaran Tatap muka (PTM) senin, 26/04.

Namun dalam (PTM) tidak semua siswa di ijinkan masuk ke dalam sekolah hanya siswa kelas 6 saja, Seperti yg terpantau di SD Inpres Liki , sebanyak 4 orang siswa yang mengikuti ujian dan satu Guru pengawas.

Salah seorang guru pengawas di SD Inpres Liki Bella Kapitarau mengatakan pihaknya hari ini melaksakan kegiatan Ujian sekolah Dengan Tatap muka.

“Semua berjalan dengan lancar sebelum masuk ruangan di lakukan pemeriksaan suhu badan,mencuci tangan, dan memakai masker,kami terapkan prokes ketat”, ujarnya.

Menurutnya ujian sekolah yg di laksanakan selama 3 hari ke depan sekaligus uji coba pembelajaran secara tatap muka,

Sehingga pada tahun ajaran barunya, ketika semua di izinkan(PTM) maka semuanya sudah siap.

Hari ini ujian mata pelajaran pendidikan Agama dan budi pekerti, serta pendidikan pancasila kewarga negara( PPKn)”,ucapnya.

Sementara itu salah seorang siswa yg mengikuti Ujian sekolah Yonecje Dewita Esris  mengatakan  “ merasa senang bisa mengikuti ujian sekolah (PTM) bersama teman – temannya”. SDR/ANDERS

SARMI SEHAT MENUJU PELAYANAN 24 JAM

0

Sarmi – Dalam rangka menuju pelayanan 24 Jam,  Dinas Kesehatan  melaksanakan  kegiatan  Pencanangan  pelayanan  24   jam  Rumah Sakit Sarmi di  kampung Dabe  ,tujuan kegiatan ini guna mengaktifkan rumah sakit sarmi sebagai rumah sakit rujukan 24 jam, Senin (19/04).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Direktur Rumah Sakit Dabe Johan.A.A Tokoro menyampaikan‘’ dirinya sangat bersyukur  ini adalah mimpi besar Kabupaten Sarmi untuk memiliki rumah sakit 24 jam akhirnya terjawab ,  karena selama ini ada banyak kasus yang terjadi pasien yang di rujuk ke Jayapura meninggal dalam perjalanan,  kondisi ini sangat memprihatinkan bagi kita semua.

Sehingga  dengan adanya pencanangan kegiatan pelayanan, ini adalah langka awal yang baik menuju sarmi dengan pelayanan 24 jam tutur katanya ‘’

Pada pertemuan tersebut juga hadir  Wellem Namantar selaku Kepala Distrik Pantai Timur Tengah , dalam sambutannya mengatakan ‘’ sangat bersyukur dengan apa yang disampaikan Direktur Rumah Sakit Sarmi ,akhirnya mimpi negeri  ini akan menjadi kenyataan bagi seluruh masyarakat kabupaten sarmi.

Rencananya  rumah sakit  akan memberikan pelayanan dari Subu  –  Kapityau dan dari  kapityau – subu . Beliau juga, akan memerintahkan memberi keamanan bagi tenaga medis dilingkup Distrik Timur Tengah dalam beroperasi 24 jam.

Untuk itu, mari semua kita memberi keamanan dan menjaga para medis untuk kitapun diberi pelayanan oleh mereka  . Demikian ucapnya”.

Hadir pada kegiatan tersebut  Direktur Rumah Sakit Dabe ,Johan . A. A. Tokoro , Kepala  Distrik Pantai Timur Tengah,  Wellem Namantar, Kepala Kampung Dabe Otyel Uyai , Seluruh staf dan tenaga medis Rumah Sakit Sarmi Dabe. SDR/LIN

Persandian Dituntut Mampu Menjamin Keamanan Data dan Informasi

0

Sarmi – Beralihnya tata kelola pemerintah menuju era digital, berpotensi menimbulkan ancaman keamanan. Karenanya, perlu dilakukan upaya pengamanan aplikasi dan sistem elektronik.

Oleh karena itu  Dinas kominfo provinsi Papua melakukan sosialisasi tentang Keamanan Informasi dan Kontra Penginderaan disarmi.

Kegiatan yang menyasar kepada bidang Persandian dan Statistik itu  dilakukan diruang pertemuan dinas kominfo, senin (12/4), bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada staf bagaimana menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi.

Narasumber provinsi Papua, Ronald Stephen edyson duka, S. Kom menjelaskan ada lima aspek keamanan informasi yakni memastikan informasi yang di ketahui tidak bocor kepada pihak yang tidak berhak mengetahuinya (confidentiality),  Memastikan informasi tidak mengalami perubahan / modifikasi selama disimpan atau dikirim / utuh (integrity), Memastikan bahwa informasi elektronik dibuat atau dikirimkan oleh pihak yang sah/asli (authenticity), Berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan (Availability), dan memastikan bahwa pihak yang mengirimkan/membuat informasi elektronik tidak menyangkal (Non- Repudition)”.

“Jadi intinya adalah bagaimana kita dapat  mengidentifikasi ancaman penyadapan atau kerawanan kebocoran informasi”, jelas Ronald.

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa Kebocoran Informasi Publik dapat menyebabkan beberapa kerugian pada instansi pemerintah antara lain terjadinya gangguan sehingga menyebabkan penghentian layanan publik, tereksposnya informasi dikecualikan, kehilangan privasi, reputasi instansi, katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pembinaan Masyarakat, Yohanis W. Palege,S.Kom, selaku narasumber mengatakan bahwa menyambut perubahan dunia digital dinas kominfo khususnya bidang persandian dan statistik harus bisa menjawab tantangan tersebut.

“sesungguhnya banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh dinas kominfo sarmi, tinggal bagaimana peran dari bidang sandi berani untuk menjawab tantangan dan mau membuktikan kepada Bupati sarmi bahwa kominfo sarmi sudah siap untuk melangkah maju menyambut perubahan khususnya dalam dunia digital saat ini”, katanya.

Pria yang akrab di sapa Jhon itu juga  mengatakan bahwa sudah seharusnya sistim transaksi informasi terkait kinerja OPD Kabupaten Sarmi harus melalui Dinas Kominfo, sehingga pergerakan tata kelola pemerintahan menuju era digital dapat memunculkan inovasi-inovasi baru, harapnya

hadir pada sosialisasi tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pembinaan Masyarakat, Yohanis W. Palege,S.Kom Sekretaris dinas kominfo kabupaten sarmi George D.Werinussa, S.Sos, Kepala bidang Persandian dan Statistik Provinsi Papua Raja Oloan Siburian, Kepala Bidang Persandian dan statistik dinas kominfo Kabupaten  sarmi Drs.Darius Nari,M.Si, kepala bidang pengelolaan komunikasi dan informasi publik Nurwantoro,S.Pd, (SDR /VR)

 

Sarmi Gelar Pemilihan Kepala Desa Serentak

0

Sarmi – Untuk pertama kalinya didalam sejarah Pemerintahan Desa (Kampung), pemilihan kepala desanya dilakukan secara serentak.

Pemilihan secara serentak ini dilaksanakan di 29 kampung yang tersebar di 10 distrik induk, kamis (18/3).

Pemilihan Kepala Desa  ini  Sesuai Permendagri No. 72 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Permendagri 112 Tahun 2014 tentang Pilkades,

Dari hasil Pantauan sementara pelaksanaan dikampung Omte diikuti 4 calon dan Matias Syatan mendapatkan 63 suara dari 148 DPT mengalahkan 3 calon lainnya,  begitu juga dikampung bagaiserwar II, Elieser Rumere unggul meraih suara sebanyak 123 suara dari 4 calon kepala kampung.

Dikampung Bagaiserwar I Yunus Yaas unggul dengan perolehan suara terbanyak 128 suara mengalahkan 5 calon kepala kampung, dikampung sawar, Harun Ambani memperoleh 258 suara dari 4 calon kepala kampung

Begitu juga dikampung kasukwe, Ruth Koce Syamor memperoleh 223 suara mengalahkan Yermias Sapri yang memperoleh 110 suara.

Sementara dari kepulauan liki dikuti 4 calon kepala kampung, Yosepus Teno memperoleh 81 menang tipis dari Apolos Kiman yang memperoleh 77 suara, diikuti Anton Teno dengan 30 suara dan Celcius Palege 7 Suara.

Masyarakat berharap, calon kepala kampung yang telah terpilih nantinya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik mampu bekerja keras untuk membangun dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga masyarakat didesanya. (SDR)

 

 

 

 

 

 

BUPATI LAUNCHING VAKSINASI TAHAP PERTAMA DI KABUPATEN SARMI

0

Petam – Bupati Sarmi Drs. E. Fonataba, MM , secara resmi melaunching vaksinasi covid-19, di Gedung Kesenian kotabaru petam, Kamis (11/2/2021).

Bupati Fonataba mengatakan kalau hidup dan mati itu semua di tangan Tuhan dan kita harus berserah dan berharap sama Tuhan, termasuk vaksinasi  yang saat ini akan dilakukan adalah bagian dari rencana Tuhan.

Apalagi di masa pandemi covid-19 saat ini. Vaksin ini merupakan agenda Nasional untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia termasuk masyarakat di Kabupaten Sarmi, katanya.

Lebih lanjut disampaikan, yang kita lakukan saat ini adalah vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan, TNI dan Polri yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sarmi  Leo Sawerdani, Dandim 1712 Sarmi Letekol Inf. Risky Marlon Silalahi,S.Ip, para dokter dan petugas kesehatan  ikut serta dalam vaksinasi tersebut, sementara Bupati Sarmi sendiri belum divaksin karena usia diatas 60 tahun, yang masih menunggu tahapan selanjutnya untuk divaksin.

”Setelah divaksin bukan berarti kita bebas dari covid tapi tetap Protokol kesehatan tetap diterapkan, dan Satgas saya minta tetap harus tegas,” jelas Bupati.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak ada lagi ketakutan untuk divaksin, Karena Vaksin Sinovac Covid-19 aman dan baik untuk digunakan dan telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

”Jangan takut untuk divaksin, karena dengan divaksin ini, imun tubuh kita akan terjaga,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Seksi Kefarmasian, Sri Putriani Balumba, S.Si., M.Si                         ”jumlah vaksin yang diterima sebanyak 1000 vaksin. Untuk vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali secara bertahap dalam waktu 14 hari. Tahap pertama dan tahap kedua masing 500 vaksin dan Proses pemberian vaksin pun tidak sama dengan vaksin lain”.

Diwaktu yang sama, kepala bidang Yankes Wilian K. Y. Burdam, S.KM,  Setiap orang yang akan divaksin istilahnya harus melalui empat pos. Mereka akan diperiksa dan skrining sebelum disuntik,” terangnya.

Tahapan pertama, orang yang akan disuntik  Vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi ‘Peduli Lindungi’. Kemudian ke pos dua untuk skrining dan anamnase. Di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (comorbid).

“Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin,” ungkap Burdam

Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi)

Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI,” sambungnya.

“Efek samping yang muncul atau KIPI tidak membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah faktor alergi seperti vaksin vaksin lain.

“Kita juga sudah praktikkan dalam simulasi bila muncul KIPI setelah disuntik. Biasanya karena alergi seperti vaksin lain. Ini bisa ditangani oleh petugas,”

Karena harus melalui empat prosedur, pelaksanaan vaksin ini akan memakan waktu 45 sampai 50 menit tiap orang. Katanya.  (SDR)

Sarmi Diperkirakan Melakukan Vaksin Sinovac Akhir April Mendatang

0

Masyarakat Kabupaten Sarmi menurut rencana akan melakukan proses vaksin covid-19 pada pengujung bulan maret hingga bulan april mendatang.

Upaya vaksinasi tersebut dipastikan akan dimulai dari  Bupati, ASN, TNI/ Polri, dan   masyarakat.

“Selaku Bupati, saya akan menjadi orang pertama dalam vaksin corona virus ini. Dan saya pun menghimbau agar harus di ikuti oleh seluruh komponen masyarakat demi mengatasi wabah covid- 19 di sarmi”

Sebelum menerima vaksin, kita terlebih dahulu minta pendapat ilmiah dari para dokter menyangkut sejauhmana keamanan obat dimaksud. Ungkap Bupati Drs. E. Fonataba.MM, saat mengadakan pertemuan dengan para dokter yang bernaung dibawah payung Ikatan Dokter  seluruh Indonesia, di aula kantor bupati, Sabtu (23/1)

Menyikapi upaya vaksin sinovac, perwakilan para tenaga medis puskesmas sekabupaten sarmi serta pihak dinas kesehatan, tiga hari berturut – turut mengikuti pelatihan vaksinator covid-19, dibimbing langsung oleh narasumber provesional Satgas corona virus pusat.

“Secara ilmia vaksin sinovac aman digunakan, sehingga jangan takut. Apa lagi tenaga vaktinator sudah mendapat pelatihan secara memadai. Selain itu vaksin telah memperoleh ijin resmi dari BPOM dan MUI” sebut  Dirut RS. H. Fintay dr Tokoro.

Sasaran vaksinasi kata Tokoro, dapat digelar secara massal, serta mekanismenya sama persis dengan imunisasi. Hanya saja vaksin sinovac ini lebih diarahkan pada orang dewasa yang dianggap masih produktif, antara usia 18 sampai 59 tahun lebih diprioritaskan.

“Yang jelas, jangan tanggapi apa lagi percaya informasi tidak berdasar diluar sana, kemudian memicu rasa takut berkebihan. Karena terbukti vaksin covid-19 sudah diterima pada daerah lain sebelum kita. Oleh sebab itu, mari kita semua ikut menyukseskan program ini demi keseharan hidup bersama “ucap Tokoro. SDR/ PIUS

Sekda Buka Turnamen Christmas Cup di Sarmi

0

Menyongsong  Natal, tanggal 25 Desember 2020 serta memasuki tahun baru 1 Januari 2021 mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarmi, mengelar turnamen sepak bola Christmass Cup.

event bergengsi tersebut di kic of langsung oleh Sekretaris Daerah, Elias Bakai,SE, di lapangan merdeka sarmi, Sabtu (13/12).

Ketua panitia turnamen sepak bola tingkat sarmi,  Fras Wanewar, menyebutkan, bahwa event kebanggaan masyarakat itu terselenggara berkat inisiatif Dinas Pemuda dan Olahraga dalam rangka membangkitkan semangat para kawula muda yg memiliki potensi mengolah si kulit bundar.

“Selain menyongsong hari raya kristiani “Merry Christmas”, kompetisi bertujuan untuk menumbuhkembangkan kualitas pemuda di daerah pada bidang olahraga, khususnya sepak bola. Meskipun kali ini semua club sepak bola belum ikut berpartisipasi dan hanya 7 tim saja yang ikut berlaga, baik dari sarmi, sarmi bagian barat maupun sarmi timur” pungkas Fras.

Sementara itu, Sekretaris  Daerah, Elias Bakai,SE, ketika membuka pertandingan dengan tendangan kic of, babak pertama mengatakan, selamat merayakan hari natal 25 desember 2020 dan selamat memasuki tahun baru, 1 januari 2021, bagi para pemain sekaligus kepada seluruh masyarakat kabupaten sarmi. Dirinya mengapresiasi inisiasi lembaga teknis dalam mempersatukan kaum milenial pecinta sepak bola di daerah ini.

“Apresiasi kami kepada Dispora, karena dapat membuka peluang bagi pemuda sarmi di bidang bola kaki. Hal ini tentunya meningkatkan potensi serta kualitas anak – anak muda, bukan hanya didaerah saja namun memungkinkan keluar daerah melalui bakat bermain yg baik”

Kita tahu bersama, bahwa lapangan bola merdeka sarmi ini telah mencetak beberapa pemain profesional yang sudah berkiprah baik tingkat nasional maupun dunia internasional. Seperti, Lukas Mandowen, Marinus Wanewar dan Gunansar Mandowen.

Oleh sebab itu, diharapkan sportivitas dalam bermain sehingga dapat melahirkan para pemain handal sarmi kedepan” imbuh Elias

Hal senada disampaikan Boy Waum, seorang pemain dari klub Betaf Star. Dia mengaku hobi bermain bola, namun jarang menyalurkan bakatnya lantaran belum ada iven berskala tingkat daerah guna adu kompetisi serta teknik bermain, baik secara individu maupun tim.

“Ketika kami dari tim menerima informasi pagelaran turnamen, sangat bersyukur lantas langsung mendaftar sebagai peserta. Dengan iming – iming semoga lewat laga ini mendapat lirikan dari manajemen sepak bola diluar sana untuk memantau sekaligus merekrut para pemain terbaik agar digiring ke dunia sepak bola profesional” harap Boy. SDR/PIUS

50 ASN Ikut Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Melalui AKD

0

Sebanyak 50 Aparatur  Sipil Negara dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD)dan Distrik, dilingkungan pemerintah sarmi, mengikuti program peningkatan kapasitas Aparatur melalui Analisis Kebutuhan Diklat (AKD). Kegiatan bernuansa upaya peningkatan kinerja pegawai tersebut digelar berkat kerja sama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BKPSDM) Sarmi dengan BKPSDM Provinsi Papua

Bupati Sarmi Drs Eduard Fonataba.MM, ketika membuka hajatan mengatakan, bahwa Analisis Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan bagi para pegawai pemerintah saat ini sangatlah penting. Menurutnya, berdasarkan analisis kebutuhan Diklat menjadi ukuran bagi setiap ASN untuk kemudian dapat ditempatkan sesuai kemampuannya pada jabatan tertentu, dengan demikian kinerja tentu tidak diragukan lagi

“Peningkatan kapasitas aparatur melalui AKD, selain menambah khasanah ilmu pengetahuan, juga melatih kepribadian pegawai dalam bermoral yang baik, menghargai tugas dan tanggungjawab, jujur, bijaksana dan berintegritas”

Seorang abdi negara dituntut profesional dalam bekerja, harus menjadi suri teladan, membimbing bawahan dengan hati, mempersatukan berbagai komponen lembaga tanpa membeda – bedakan. Oleh sebab itu program ini mesti diikuti dengan baik ” ujar Fonataba, di Aula BKPSDM, Kamis, (19/11)

Kata Bupati, ada tiga penyelengara negara yaitu Pemerintah, TNI dan POLRI. Komponen penyelengara ini berhubungan erat, saling mendukung serta menopang demi kemajuan negara disegala aspek. Sehingga setiap aparat dituntut memiliki kompetensi dalam mengemban tugas masing – masing. Bahkan  Eduard tegas melarang Aparatur Sipil Negara di dearah ini agar tidak terlibat politik praktis.

Sementara itu, Drs Agus Sumarsono.Mj, berkapasitas sebagai Widyasuara, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua, selaku nara sumber menyebutkan, bahwa dalam rangka meningkatkan kapasitas aparatur, pihaknya memberikan materi pembelajaran selama 2 hari.

“Dari 50 peserta, semua adalah Kepala Sub Bagian Kepegawaian masing – masing OPD, ditambah pemerintah distrik. Sedangkan menyangkut materi, berhubungan dengan bagaimana peningkatan kapasitas aparatur berdasarkan proses analisis kebutuhan yang kemudian ditempa melalui Diklat” imbuh Sumarsono.

Seorang pegawai yang telah mengikuti tahapan analisis kebutuhan Diklat, bisa dipastikan memiliki kompetensi, baik dari sisi ilmu pengetahuan, moral, kepribadian baik, sehingga bekerja sukses dan tepat sasaran.

Dirinya mengajak peserta sabar serta tidak merasa jenuh ketika menerima materi. Dengan tujuan agar kemungkinan terdapat kekurangan dalam aktifitas selama ini, bisa dibenahi setelah kegiatan sesuai prosedur yang berlaku. SDR/PIUS

Bupati Nduga Yairus Gwijangge Meninggal Dunia Bupati Sarmi Belasungkawa

0

Telah berpulang kerumah Bapa di Sorga, Kabar duka datang dari Kabupaten Nduga Papua, Bupati Nduga Yairus Gwijangge meninggal pada Minggu (15/11) dini hari akibat sakit.

“Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Kabupaten Sarmi, saya Bupati Sarmi menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya salah seorang putra terbaik Papua  dari Kabupaten Nduga, sahabat dan saudara kita Bapak Yairus Gwijangge Bupati Kabupaten Nduga, “ucap Bupati Sarmi.

Diberitakan almarhum meninggal dirumah sakit Mayapada Jakarta , dan rencana Jenazah akan diterbangkan ke Jayapura kemudian dimakamkan di kampung halamannya di Nduga.

“Kita betul-betul merasa kehilangan sosok yang baik ini dan kita doakan semoga Tuhan Allah memberikan tempat yang terbaik disisi-Nya sesuai dengan amal ibadahnya. Kata Bupati Fonataba.

Sekedar informasi, Yairus Gwijangge telah malang melintang di dunia birokrasi di Nduga. Dia Dua periode menjadi Bupati Nduga.

Yairus pertama kali menjadi Bupati Nduga periode 2011 – 2016. Kemudian dia terpilih kembali untuk periode 2017 – 2022. SDR/PIUS

Warga Sarmi Terima Bantuan Presiden Untuk UMKM

0

Sebanyak 400 orang masyarakat di Kabupaten Sarmi, telah menerima bantuan berupa uang tunai senilai Rp 2. 400.000. Bantuan presiden (Bampres) berdasarkan program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) melalui Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM). Dilanjutkan kepada penerima manfaat oleh lembaga teknis daerah, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi.

Sejumlah uang tersebut disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit distrik Sarmi dalam bentuk nomor rekening sesuai data masyarakat. Syarat pencairan dana bantuan, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta dua lembar meterai 6000.

Kepala BRI Unit Sarmi, Risman Sorren mengatakan, bahwa data penerima manfaat sebelumnya diusulkan oleh Dinas Perindagkop ke Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah untuk peruntukan anggaran. BRI selaku lembaga pengelolaan keuangan kemudian dipercayakan mendistribusikannya bagi masyarakat.

“Kami hanya dipercayakan membagi bantuan sesuai data yang ada. Oleh sebab itu, upaya menghindari kesalahan, penerima menunjukkan bukti identitas seperti KTP dan kartu keluarga. Sedangkan dua lembar meterai 6000 dimaksudkan agar si penerima langsung didaftar sebagai nasabah bank BRI dengan dibuatkan buku tabungan” sahut Risman di kantornya, Selasa, (27/10)

Sementara itu, Staf Dinas Perindagkop sekaligus Operator Komputer, Syors Wanggai, yang menangani proses pendataan hingga pencairan anggaran bantuan bagi para usaha mikro, ketika memberikan keterangan kepada sejumlah masyarakat menyebutkan, bahwa bantuan presiden itu diperuntukkan sebagai modal usaha. Sehingga pendataan pun terbatas pada para pelaku usaha yang terbukti sedang aktif namun terbentur dana.

“Kami dari dinas hanya diminta mengusulkan data penerima, lantas fisik bantuan berproses melalui bank BRI. Bantuan kali ini tidak untuk masyarakat umum, tetapi bagi para pelaku usaha yang memang sudah terdata”

Pencairan bantuan ditentukan berdasarkan Nomor Induk Penduduk ( NIK), sehingga dapat dipastikan secara sistem jika penerima tidak dobel dalam mendapat bantuan” ucap Syors.

Proses pendistribusian bantuan BPUM, sempat mengundang kerumunan sejumlah besar khalayak. Baik penerima bantuan BLT dan bantuan pemerintah pusat lainnya. Namun menurut Syors, masing – masing pribadi diperbolehkan memperoleh satu kali bantuan, baik berupa uang tunai atau barang.

“Yang jelas masyarakat yang sudah pernah dapat bantuan tidak bisa dilayani lagi, karena pasti ketahuan saat masukkan nomor NIK ke sistem komputer. Sedangkan bagi mereka yang telah terdaftar tetapi belum kebagian, bisa sabar dan menunggu tahap berikut” ujar Syors (PIUS)