Bappeda Kabupaten Sarmi Gelar Musrenbang RPJMD

0
411

Sarmi, InfoPublik – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sarmi menggelar Musrenbang RPJMD Kabupaten Sarmi periode 2018-2022, di aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Baru Petam, Kamis (2/11).

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Sarmi Drs. E. Fonataba, MM, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sarmi  Yosina T. Insyaf, SE, MM, unsur Forkopimda, seluruh kepala OPD di lingkup Kabupaten Sarmi, serta para tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan LSM.

Dalam laporannya, ketua panitia Marathe Wersemetawar  menjelaskan, bahwa kegiatan hari ini adalah agenda nasional sebagai bagian dari mekanisme perencanaan 5 tahun, dengan tujuan untuk menyiapkan rencana kerja pemerintah daerah periode 2018-2022.

Kepala Bappeda Kabupaten Sarmi Ronny Sandang menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbang RPJMD Kabupaten Sarmi tahun 2018-2022 ini untuk mendapatkan masukan dan komitmen para pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan RPJMD menjadi Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Sarmi tahun 2018-2022.

Setelah pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini, tahapan selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah perumusan rancangan akhir RPJMD Kabupaten Sarmi tahun 2018-2022, konsultasi rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Sarmi tahun 2018-2022 ke Pemerintah Provinsi Papua, dan penetapan Perda tentang RPJMD Kabupaten Sarmi tahun 2018-2022.

Di kesempatan yang sama, Edison Howay selaku Tim Asistensi dari  Bappeda Provinsi Papua menjelaskan kehadirannya dalam musrenbang RPJMD ini sesuai dengan amanat Undang Undang, bahwa institusi tingkat atas hadir untuk memfasilitasi penyelenggaraan dan mengarahkan dari sisi program  dan aturan.

Sehingga ada harmonisasi dan sinkronisasi program baik dari tingkat nasional dan  provinsi, sehinga apa yang menjadi program dan usulan tidak jalan sendiri sendiri ujarnya.

Edison berharap bahwa dengan penyusunan dokumen RPJMD di Kabupaten Sarmi dapat mendekati ideal. Ideal yang dimaksud adalah kualitas dimana mampu menterjemahkan Visi dan Misi Kepala Daerah ke dalam bentuk kebijakan program dan kegiatan yang  mengarah kepada peningkatan  kualitas daerah dan masyarakat. Indikator kuncinya adalah ada peningkatan  kesejahteraan masyarakat dan indikator untuk daerah adalah kemajuan daerah di berbagai sektor. (SDR/toeb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here