API PANTEKOSTA TERUS MENYALA DI SARMI

0
35

Pendeta Petrus Hamadi, S.Th, dalam khotbahnya pada ibadah memperingati 71 tahun Gereja Pantekosta di Indonesia ( GPDI) di tanah Papua mengatakan, bahwa melalui organisasi ini api pantekosta terus menyala dalam memenangkan jiwa – jiwa bagi kemuliaan Nama Tuhan Yesus di Sarmi.

Gembala sidang jemaat Betani  yang juga ketua wilayah GPDI Sarmi itu, mengutip ayat Alkitab, Kejadian 28 : 1-22 tentang bagaimana  kesulitan yang dihadapi Yakub ketika melarikan diri dari Esau kakaknya.

“Melalui suatu tantangan, Yakub bertemu dengan Allah secara pribadi di betel”

Yakub berkomitmen melakukan perubahan, memohon berkat hingga disebut Israel” jelas Pdt. Hamaid di pelataran pantai Basecam sarmi, Senin, (30/9).

Hamadi menyebutkan, sejarah perjalanan GPDI di tanah Papua pun mengalami banyak rintangan saat dibawah hamba Tuhan bernama Yonatan Itar dari Manado menuju sorong dan tiba di Jayapura. Awalnya manusia Papua menolaknya.

“Seperti perjuangan Yakub begitulah perkembangan gereja ini. Namun sebagai orang percaya kita melewatinya karena berjumpa dengan Yesus secara pribadi” ungkapnya.

Menurut dia gereja bagaikan bengkel yang memberikan petunjuk serta teladan kepada umat, agar hidup menurut perintah firman Tuhan dan menjauhi tindakan dosa.

Ditambahkannya, sejauh ini organisasi GPDI di tanah Papua khususnya di Sarmi telah banyak menghasilkan buah – buah jiwa yang bertobat meninggalkan tabiat kehidupan lama serta mengikuti Yesus.

“Perayaan 71 tahun  ini kiranya menjadi rema untuk menyatukan barisan demi melayani Tuhan lebih baik kedepan” tutup Petrus.

Hadir pada ibadah tersebut Kasdim 1712 Sarmi, Mayor. Inf. Irianto Kaliopas Yandwoa, Ketua Wilayah GBI, Pdt. L. Latusuai, para undangan dan seluruh warga jemaat GPDI wilayah Sarmi.(PIUS/SDR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here