APBD KABUPATEN SARMI 2020, RP.1,47 T LEBIH RENDAH 70 M, DITERIMA SAH MENJADI APBD-P 2020

0
135

SARMI SIGAP, Rantus Dewan tentang Persetujuan Raperda tentang Perubahan APBD tahun 2020, disahkan menjadi Keputusan, DPRD menerima dan menyetujui Raperda perubahan APBD menjadi Perda APBD-P tahun 2020  berlangsung  dalam Paripurna DPRD tahap V, Rabu 30 September 2020, menyebutkan total APBD 2020 :semula,

Rp.1.117.872.549.339,99

Berkurang,

Rp. 70.654.989.000,00

Menjadi,

Rp.1.047.217.560.339,99.

Paripurna Dewan Rakyat Sarmi yang dimulai pembukaannya pada Senin, 28 September 2020 lalu itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan antara Eksekutif dan Legislatif  sebagai sesama penyelenggara Pemerintahan daerah namun tidak membatasi sikap kritis dewan yang tergambar sebagai harapan rakyat yang dikemukakan dalam forum perwakilan selama berlangsung paripurna dewan menjadi catatan dan rekomendasi implementatif APBD-P dalam 3 bulan terakhir ditengah situasi pandemi covid 19.

Patut diakui ada kemajuan  kinerja lembaga Legislatif Kabupaten Sarmi dalam menggelar paripurna membahas agenda pemerintahan daerah sesuai tupoksi Dewan.

Sidang APBD-P 2020 yang berakhir pada Rabu, 30 September 2020 itu dihadiri Bupati Sarmi Drs. Eduard Fonataba, MM, Ketua DPRD, Jumriati dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Elias N. Bakai, SE dan Kepala Perangkat Daerah, Dandim 1712 Sarmi Letkol. Infanteri Risky Marlon Silalahi, Kapolres Sarmi diwakili Kabag Ops, Kompol. Muhammad Mukabsi M., S.Sos, dan undangan lainnya. Jalanya rapat paripurna selama 3 hari itu dipimpin Wakil Ketua I, Mustafa A. Muzakkar, SE. mengetok palu Dewan mengesahkan APBD-P 2020 sebagai berikut, :

A.PENDAPATAN DAERAH

  1. PAD.

Semula

Rp.12.351.733.000,00

Bertambah

Rp.  2.081.160.000,00

Menjadi

Rp.14.432.893.000,00

 

  1. Dana Perimbangan

Semula

Rp.946.021.414.000,00

Berkurang

Rp.106.657.174.000,00

Menjadi

Rp.839.304.240.000,00

 

3.Lain Lain PD yg sah

Semula

Rp.159.499.402.339,99

Bertambah

Rp.  33.921.025.000,00

Menjadi

Rp.193.420.427.339,99

Jumlah Pendapatan Daerah :

Rp.1.047.217.560.339,99

 

  1. BELANJA DAERAH

1.Belanja Tidak Langsung

Semula

Rp. 224.917.440.765,70

Berkurang

Rp.  14.083.507.657,90

Menjadi

Rp. 210.833.933.107,80

 

  1. Belanja Hibah

Semula

Rp.  37.577.450.000,00

Berkurang

Rp.       635.000.000,00

Menjadi

Rp. 36.942.450.000,00

 

  1. Belanja Bansos

Semula :

Rp.  9.147.900.000,00

Bertambah

Rp.  2.996.400.000,00

Menjadi

Rp.12.144.300.000,00

 

  1. Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Provinsi/Kabupaten kota, dana Desa

Semula :

Rp. 154.176.710.934,00

Bertambah

Rp.  22.067.816.301,00

Menjadi

Rp.176.244.572.235, 00

  1. Belanja Tidak Terduga

Semula

Rp.   2.000.000.000,00

Bertambah

Rp. 61.438.210.722,00

Menjadi

Rp. 63.438.210.722,00

 

Jumlah Belanja Tidak Langsung

Rp.499.603.466.064,80

 

  1. Belanja Langsung
  2. Belanja Pegawai

Semula

Rp.  88.171.064.980,00

Bertambah .

Rp.  11.543.024.897,00

Menjadi

Rp.  99.714.089.877,00

 

  1. Belanja Barang & Jasa

Semula :

Rp. 293.645.500.154,29

Bertambah

Rp.   23.987.601.229,00

Menjadi

Rp. 317.633.101.383,29

  1. Belanja Modal

Semula

Rp. 298.236.482.506,00

Berkurang

Rp.   29.191.051.381,62

Menjadi

Rp.269.045.431.124,38

Jumlah Belanja Langsung

Rp. 686.392.622.384,67

Jumlah Belanja Daerah

Rp.1.185.999.088.449,47

Surplus / devisit

Rp. 138.778.582.109,48

  1. PEMBIAYAAN DAERAH
  2. Penerimaan Pembiayaan Daerah

Semula

Rp. 0,00

Bertambah

Rp.  143.778.528.109,48

Menjadi

Rp. 143.778.528 109, 48

  1. Pengeluaran Pembiayaan Daerah

Semula

Rp.   10.000.000.000,00

Berkurang

Rp.     5.000.000.000,00

Menjadi

Rp.     5.000.000.000,00

Jumlah Pembiayaan Netto

Rp. 138.000.778.528.109,48

Sisa Lebih Anggaran tahun berkenan

Rp. 0,00

Ketua DPRD Sarmi Jumriati, dalam sambutannya mengingatkan bahwa agenda ini patut disyukuri, berjalan karena rahmat Tuhan Yang Maha Esa,  juga menegaskan telah sesuai dengan arahan PP  12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Berharap jajaran eksekutif dapat menerapkannya dengan penuh rasa tanggung jawab dalam koridor ketentuan per undang – undangan yang berlaku untuk kemajuan daerah  dan kesejahteraan masyarakat Sarmi, ujar Jumriati mengakhiri pidato politiknya.

Bupati Sarmi, mengapresiasi pimpinan legislatif dan jajaran DPRD Sarmi yang penuh dedikasi kepada rakyat telah memberikan masukan saran, pendapat dan harapan, serta sikap kritis Dewan yang memicu pihak eksekutif dalam mendaratkan semua kebijakan daerah sejalan dengan tahapan pembangunan dan berkelanjutan untuk mewujudkan visi dan misi daerah, Bupati juga mengajak semua pemangku kepentingan dan masyarakat selalu menaikkan doa dan ucapan syukur, semua capaian eksekutif dan legislatif adalah karena Tuhan, ungkap Fonataba mengakhiri sambutannya ini

lagu Padamu Negri mengiringi penutupan sidang dinyanyikan seluruh hadirin,  selanjutnya bersama sama menaikkan doa Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

(Benny.w)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here