Aktivitas Pemeritahan Berjalan kembali, Pos Penjagaan Bonggo Timur Diperketat

0
124

Kegiatan Pemerintahan Kabupaten Sarmi telah diaktifkan kembali tepat tanggal 8 Juni atas intruksi Bupati sarmi Drs E. Fonataba.MM. meski begitu Kepala Dinas Kesehatan, dr. Zadrak Tewernnusa, menyebutkan, bahwa pintu masuk distrik bonggo timur akan diperketat.

“Berjalannya kembali kegiatan pemerintahan bukan berarti kita sudah terbebas dari pandemi corona virus”, Katanya.

Memang kenyataanya sampai hari ini, masih ada 4 orang warga sarmi yang positif covid19, 3 diantara dinyatakan sembuh, satunya lagi masih dirawat di rumah sakit yowari Kab. Jayapura karna ada penyakit bawaan, dan  sejauh ini belum ada perkembangan secara signifikan”, jelasnya.

Walau demikian, kota dan kabupaten jayapura yang merupakan satu daratan dengan kita, sampai saat ini indeks penyebaran covid19 masih terus meningkat. Sehingga Sangat urgen bila akses mobilitas masyarakat pulang pergi jayapura sarmi tidak diperiksa secara kontinue. Itu sebabnya penjagaan pintu masuk harus diperketat” kata Zadrak, diaula kantor bupati, senin (8/6).

Upaya pencegahan serta pemutusan corona virus di sarmi kata kadis kesehatan itu telah dilakukan baik bersifat edukasi perilaku hidup sehat bagi masyarakat, sampai pemeriksaan cepat berupa rapid test terhadap beberapa kelompok yang telah diidentifikasi melakukan aktifitas secara massal.

“Ada kelompok – kelompok sasaran yang sudah dilakukan rapid tes diantaranya, tukang ojek, supir rental, penjual ikan dan penjual sayuran”. Ungkapnya.

Lanjut katanya, dari hasil tes tersebut, 11 orang dinyatakan reaktif terhadap rapid test, sehinga mendapat pemeriksaan lanjutan ke jayapura ternyata hasilnya negatif. Hasil tes berikutnya ditemui 19 orang yang juga dikirim ke jayapura namun sampai saat ini hasil pemeriksaan belum diumumkan” jelas dokter Zadrak.

“kita harus bersyukur, sebab sampai saat wilayah sarmi sendiri masih dalam zona aman, dan semua ini berkat kerja keras dilintas sektor, katanya.

Zadrak berjanji akan memperkuat fungsi dan pelayanan seluruh puskesmas dalam melayani, dan meminta dukungan dan kerjasama seluruh komponen masyarakat dalam memutus rantai covid-19.

Dirinya berpesan agar selalu jaga sistem kekebalan tubuh dan jangan takut ataupun panik, karena virus dapat mati sendiri, yang terpenting ikuti anjuran pemerintah, jelasnya. (SDR/PIUS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here