3 DISRTIK DI SARMI SIAP GUNAKAN SISKEUDES

0
42

Beberapa kampung pada tiga Distrik yaitu, Distrik Sarmi Timur, Distrik Tor Atas dan Distrik Sarmi selatan menyatakan siap menggunakan Sistem Keuangan Desa ( SISKEUDES) dalam proses pengelolaan dana kampung masing – masing.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Eduard Dimonmau,ST pada pelatihan SISKEUDES di hotel Damar, Senin (23/9).

Eduard menyebutkan, bahwa Siskeudes di Sarmi telah memasuki usia tiga tahun, namun selama itu pengelolaan dana kampung masih manual.

“Sistem keuangan desa ini berada di sarmi sejak tahun 2017, namun aparat kampung belum siap menggunakannya”

Hal itu karena berhubungan langsung dengan perangkat komputer secara

online yang kemungkinan tidak dipahami” katanya.

Meski demikian lanjut Eduard tahun ini pihaknya bersama Pendamping Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung PA (P3MD), akan berupaya secara bertahap memberikan pelatihan kepada seluruh perangkat pemerintah kampung agar menerapkan sistem keuangan desa.

“Siskeudes merupakan salah satu intervensi¬† Satgas Rencana Aksi KPK. Dengan demikian harus dilakukan jika tidak ingin diperiksa setiap waktu”

Saya melihat tiga distrik ini telah siap, dimana anggaran kampung (APBK), telah dimasukkan dalam Siskeudes tambahnya.

Sebanyak 8 kampung terlibat dalam proses pelatihan diantaranya, Kampung Bagaiserwar, Waskey, Sewan, Tanjung Batu, Binyer, Holmafen, Konderjan dan Wapomania difasilitasi satu unit laptop plus printer sebagai sarana pendukung pengoperasian Siskeudes.

Sementara itu koordinator PA P3MD, Yosep Mosa,SH ketika menyerahkan perangkat laptop, menghimbau agar seluruh peserta yang terdiri atas, kepala kampung, sekretaris, serta bendahara itu mengikuti hajatan secara baik.

“Peralatan ini kita berikan untuk menunjang aktivitas keuangan kampung, dengan harapan dapat dipergunakan sebaik- baiknya” jelas Yosep.

Fras Sawen ketika ditanya berkata, bahwa peserta pelatihan telah memasukkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) kedalam Siskeudes.

“Kami yang hadir telah merespon Siskeudes dan sudah memasukkan APBK, sehingga instansi terkait mengundang kami dalam rangka bimbingan teknis menyangkut cara menjalankannya” pungkas Frans.(PIUS/SDR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here