11 OPD Teken Komitmen Bersama Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Sarmi

0
120

Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sepakat dalam memerangi, gizi buruk pada ibu hamil, balita dan bayi, melalui program Stunting yang di dicanangkan dinas kesehatan disesuaikan dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), masing – masing, yang berkaitan langsung dengan masalah kesehatan secara umum. Kesepakatan kemudian dituangkan berdasarkan dokumen tertulis yang ditandatangani masing – masing instansi.

Kesebelas OPD tersebut diantara BAPPEDA, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, BPMK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pengendalian Penduduk dan KB, Distrik, Puskesmas Sarmi dan Puskesmas Bonggo Timur.

Sebelas Organisasi Perangkat Daerah  dipastikan akan berkolaborasi memerangi masalah Stunting berdasarkan program dan kegiatannya bernuansa kesehatan. Baik pembangunan infrastruktur kesehatan, penyediaan obat dan makanan tambahan, penyuluhan masalah kesehatan, bimbingan budidaya tanaman pekarangan dalam menyediakan sumber makanan sehat, pendidikan kesehatan, serta pengelolaan ekonomi sosial masyarakat.

“Dalam upaya menjaga kesehatan janin di kandungan, bahkan balita dan bayi, jangan sampai mengalami pertumbuhan  tidak normal seperti, kurus, kerdil serta cacat tubuh lainnya, maka kami berupaya membangun kerjasama dengan OPD teknis lainya untuk menyamakan komitmen pencegahan dan penanggulangan Stunting di daerah ini” sahut Kepala Dinas Kesehatan dr. Zadrak Tewernnusa, pada acara penutupan Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD), Stunting Kabupaten Sarmi, di aula  BKPSDM, Selasa, (18/8).

Menurut Zadrak proses penyusunan Rencana Aksi Daerah pencegahan dan penanggulangan Stunting, dilakukan dengan mengelar sosialisasi dan pelatihan, melibatkan 50 peserta dari masing – masing OPD, sekaligus menghadirkan narasumber berkompeten dinas kesehatan provinsi papua, berlangsung selama dua hari.

“Komitmen bersama sebelas instansi memuat sebanyak 70 kegiatan yang dibagi sesuai Tupoksi setiap OPD yang berhubungan dengan dukungan kesehatan daerah, baik anggaran dan lain – lain” kata Zadrak.

Sementara itu, Penjabat Sekda Sarmi, Elias Bakai,SE, ketika memberikan arahan pada penutupan hajatan yang dihadiri Ketua DPRD, Jumbriati bersama 11 pimpinan OPD, berharap komitmen tersebut dapat di laksanakan secara baik serta selalu menjalin hubungan sebagai mitra kerja bidang kesehatan.

“Saya apresiasi kerja sama ini, semoga upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting di sarmi bisa berjalan sesuai harapan.

Kita mesti berupaya menjaga kesehatan generasi muda sarmi sejak dalam kandungan, balita sampai bayi. Jika kesehatan dini sudah terjamin maka, otomatis kualitas sumber daya manusia akan terjamin, niscaya mencapai cita – cita sarmi mandiri dan bermartabat dapat digapai” sebut Elias. PIUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here